Month: April 2019

Dikalahkan Van Dijk, Sterling Justru Raih FWA Player of the Year

Dikalahkan Van Dijk, Sterling Justru Raih FWA Player of the Year

Berita Bola, Dewa303  – Winger Manchester City Raheem Sterling berhasil memenangi penghargaan Football Writers’ Association (FWA) Footballer of the Year for 2019.

Sterling tampil apik bersama dengan City pada musim ini. Performanya bahkan disebut-sebut lebih baik dari musim lalu.

Sejauh ini, Sterling sudah mengemas 23 gol di semua ajang kompetisi bersama City. 17 di antaranya ia cetak di pentas Premier League. Ia juga menyumbangkan total 17 assist.

Ia juga tampil apik bersama dengan timnas Inggris. Selain itu eks pemain Liverpool ini juga kerap menyita perhatian dengan aksi-aksi simpatiknya di luar lapangan.

62 Persen

Penentuan pemenang FWA Player of the Year ini sendiri ditentukan oleh sistem pemungutan suara. Yang berhak berpartisipasi memberikan suaranya adalah para jurnalis di seluruh Inggris.

Dari hasil voting, Sterling berhasil meraih 62 persen suara. Sementara itu bek Liverpool Virgil Van Dijk ada di posisi kedua dan rekan setimnya di City yakni Sergio Aguero di peringkat ketiga.

Sebelum ini, Sterling sudah mendapat penghargaan lainnya. Pemain berusia 24 tahun ini dinobatkan sebagai pemain muda terbaik alias PFA Young Player of the Year 2019.

Selain itu ia juga menjadi kandidat peraih penghargaan PFA Player of the Year. Akan tetapi ia kalah bersaing dari Virgil Van Dijk, bek sentral Liverpool.

Pernyataan FWA

“Raheem Sterling adalah pemain dengan gaya dan pria yang memiliki substansi,” buka ketua FWA, Carrie Brown.

“Lebih dari 70 tahun yang lalu Charles Buchan, salah satu pendiri Asosiasi Pesepakbola, menyarankan ada penghargaan yang diberikan kepada pemain yang dengan ‘ajaran dan teladan’ dianggap sebagai Pemain Terbaik Tahun Ini. Raheem Sterling adalah contoh dari bakat dan nilai-nilai yang dicari oleh para pendiri kami ketika mereka membentuk FWA pada tahun 1947.”

“Telah terpilih sebagai Pemain Terbaik 2019 oleh anggota kami, dan dengan mayoritas yang luar biasa, jelas mengakui kontribusi dari seorang pemain selama satu musim, tetapi juga mengakui dampak besar dari keberanian Raheem untuk menantang prasangka dan melawan rasisme, yang akan meninggalkan warisan tidak hanya untuk generasi masa depan dalam sepakbola tetapi masyarakat secara keseluruhan.”

“Mata telah dibuka, suara-suara ditemukan, kami mendengarkan dan akan berada di garis depan dari dorongan berkelanjutan untuk kesetaraan. Di atas lapangan, Raheem telah berkembang menjadi salah satu pemain depan paling berbahaya di dunia. Seorang pemain yang sejak lama dikagumi karena kecerdasan taktisnya, permainan link-up, dan langkah cepatnya kini telah menambahkan permainan yang menghancurkan.”

“Pencetak gol pembuka Manchester City di Liga Champions melawan Tottenham di Stadion Etihad membuat perbandingan dengan gol Lionel Messi melawan Manchester United. Apakah kita sedang mendekati masa di mana maestro Barcelona akan dipaksa untuk melirik ke belakang ke arah bintang Sterling yang sedang naik daun?”

“Raheem tidak bermaksud menjadi pemimpin, tetapi ia memberikan contoh di masyarakat dan dalam permainan yang diikuti dunia dengan penuh minat. Saya menantikan untuk mempersembahkannya Piala Sir Stanley Matthews pada 9 Mei.”

 

 

Terungkap, MU Ternyata Sempat Tawar Virgil van Dijk

Terungkap, MU Ternyata Sempat Tawar Virgil van Dijk

Berita Bola, Dewa303 – Sebuah fakta terungkap mengenai Virgil van Dijk. Bek Liverpool itu ternyata sempat nyaris bergabung dengan ManchesterUnited di tahun 2018 silam.

Van Dijk sendiri pertama kali datang ke Inggris di tahun 2015 silam. Ia dibeli dario Glasgow Celtic dengan mahar mencapai 13.5 juta pounds saja.

Namun dalam waktu yang singkat ia berkembang dengan pesat. Ia disebut-sebut sebagai bek terbaik di EPL, sehingga Liverpool rela merogoh kocek sebesar 75 juta pounds untuk merekrutnya dari Saint Mary Stadium di awal 2018 silam.

Namun menurut laporan Times, Van Dijk ternyata berpotensi pindah ke klub lain pada saat itu. Adalah Manchester United yang dikabarkan juga menawarkan jasanya.

Incaran Jose Mourinho

Laporan itu mengklaim Manchester United mulai serius menginginkan Van Dijk menjelang akhir tahun 2017.

Pada saat itu, Jose Mourinho tengah mengalami situasi yang pelik. Bek andalannya, Eric Bailly mengalami cedera yang cukup parah, sementara Victor Lindelof yang baru dibeli dari Benfica masih kesulitan beradaptasi dengan timnya.

Untuk itu Mourinho meminta ijin kepada manajemen MU untuk membeli bek tengah baru dan ia mendapatkan restu. Pada saat itu, Mourinho dikabarkan ingin merekrut Van Dijk yang saat itu tampil menawan bersama Southampton.

Telat Tawar

Namun laporan The Times itu mengklaim bahwa United gagal mendapatkan Van Dijk karena mereka telat menawar.

Pada saat itu Manchester United sudah siap untuk menebus Van Dijk dari Southampton. Mereka siap menyamai tawaran 75 juta pounds Liverpool untuk Van Dijk.

Namun sial bagi United, pada saat mereka memasukkan tawaran itu, Van Dijk sudah dinyatakan lolos tes medis di Liverpool dan beberapa saat kemudian ia diumumkan resmi menjadi milik The Reds.

 

Tak Terima PSG Ditendang MU, Neymar Resmi Dihukum Tiga Laga

Tak Terima PSG Ditendang MU, Neymar Resmi Dihukum Tiga Laga

Berita Bola, Dewa303 – Badan sepak bola Eropa UEFA memutuskan untuk menjatuhkan sanksi larangan bermain dalam tiga laga di pentas Eropa kepada bintang PSG, Neymar.

Sanksi ini diterima Neymar terkait komentar yang ia buat usai timnya disingkirkan Manchester United secara dramatis dari Liga Champions beberapa waktu lalu.

PSG tersingkir gara-gara penalti Marcus Rashford di akhir laga. Hadiah penalti sendiri diberikan wasit kepada United setelah melakukan konsultasi dengan tim VAR. Dalam tayangan ulang, Presnel Kimpembe terlihat menghalangi lajur tendangan Diogo Dalot dengan tangannya.

PSG yang sebenarnya sudah unggul 2-0 di leg pertama pun terpaksa gagal melaju ke perempat final setelah kalah dalam agresivitas gol tandang.

Kemarahan Neymar

Sesaat setelah laga berakhir, Neymar yang menyaksikan dari tribune mencoba mengungkapkan kekesalannya. “Itu memalukan!” tulis Neymar di Instagram Stories beserta cuplikan gambar tayangan ulang VAR.

“Dan UEFA masih memilih empat orang yang tak tahu apa-apa soal sepak bola untuk meninjau ulang keputusan VAR melalui gerakan lambat… handsball itu tidak pernah ada!” lanjutnya.

“Bagaimana bisa anda melakukan handball yang datang dari belakang anda? Ahh.. urus saja dirimu sendiri!” tutupnya.

Keputusan UEFA

Setelah insiden tersebut, UEFA memutuskan untuk melakukan penyelidikan sebelum kemudian mendakwa Neymar.

Pada Jumat (26/4), UEFA pun mengeluarkan keputusan untuk menghukum Neymar selama tiga laga. Alhasil, pemain asal Brasil itu tak akan bisa tampil dalam tiga laga penyisihan grup Liga Champions musim depan.

Neymar sendir baru saja kembali bermain dalam laga kontra AS Monaco pekan lalu usai sempat absen lama karena cedera.

 

Marcelo Jelaskan Masalah Utama Yang Bikin Madrid Babak Belur Musim Ini, Apa Itu?

Marcelo Jelaskan Masalah Utama Yang Bikin Madrid Babak Belur Musim Ini, Apa Itu?

Berita Bola, Dewa303 – Bek sayap Real Madrid, Marcelo menjelaskan masalah apa yang sebenarnya dihadapi Madrid musim ini. Dia yakin Madrid sulit bangkit karena mereka sudah telanjur terpuruk begitu dalam. Madrid membutuhkan keajaiban untuk sekadar mengakhiri musim ini sebaik mungkin.

Minggu (21/4) malam WIB, Madrid sukses mengalahkan Athtletic Bilbao dengan skor telak 3-0 pada laga lanjutan La Liga 2018/109. Kemenangan ini bukan sekadar soal tiga poin, lebih dari itu adalah soal mendongkrak kepercayaan diri para pemain.

Betapa tidak, Madrid sudah tidak lagi berjuang merebut satu trofi pun musim ini. Musim ini adalah salah satu musim terburuk Madrid yang sudah kacau balau sejak awal musim.

Rumit

Madrid sudah mengalami tiga pergantian pelatih musim ini. Julen Lopetegui digantikan Santiago Solari, dan kini Solari digantikan Zinedine Zidane. Anehnya, meski pelatih berganti, masalah Madrid tetap sama.

Para pemain sering tampak lesu saat pertandingan. Mereka tidak bisa menemukan ritme pertandingan yang tepat. Menurut Marcelo, hal ini terjadi karena mereka tidak lagi berjuang meraih trofi.

“Rasanya rumit di akhir musim ketika anda tidak bermain untuk apa pun. Kami harus menemukan motivasi yang tepat, tetapi kami datang ke sini di depan fans kami, dan ya, babak pertama berjalan sulit,” tutur Marcelo di fourfourtwo.

“Di babak kedua, laga tidak terlalu sulit bagi kami, tetapi saya rasa kami telah bermain baik.”

Kebanggaan Jersey

Lebih lanjut, Marcelo menyadari musim Madrid telah berakhir lebih cepat, tetapi bagaimanapun ini adalah soal kebanggaan dan harga diri pemain Madrid. Marcelo menyadari tahun ini sulit, tetapi Madrid harus terus melaju.

“Ini bukanlah soal apakah musim sudah berakhir atau tidak, kami harus terus bekerja keras ketika kami mengenakan jersey ini. Kami tahu musim ini telah berjalan sulit – kami sangat, sangat terluka dengan apa yang terjadi musim ini, tetapi kami harus terus melaju.”

“Semua pemain yang bermain untuk Real Madrid, semua pemain yang tidak bermain, kami harus melakukan segalanya untuk lambang Real Madrid,” tandasnya.

 

Lolos ke Semifinal, Son : Terima Kasih VAR!

Lolos ke Semifinal, Son : Terima Kasih VAR!

Berita Bola, Dewa303 – Son Heung-min begitu antusias menyusul sukses yang diraih Tottenham Hotspur di Liga Champions. Menurut pemain yang mendapat julukan Sonaldo tersebut, momen yang kini sedang diraih bersama Spurs adalah sebuah kegilaan.

Spurs secara dramatis mampu melangkah ke babak semifinal Liga Champions. Spurs unggul gol tandang atas Manchester City pada agregat 4-4. Sonaldo punya kontribusi besar karena dia mencetak tiga dari empat gol Spurs.

Pada laga leg pertama, Spurs menang dengan skor 1-0 di kandang sendiri. Saat menjalani leg kedua di Stadion Etihad, The Lily White kalah dengan skor 4-3. Ada satu gol Manchester City yang dianulir oleh wasit usai meninjau ulang lewat VAR.

Terima kasih VAR

Son Heung-min mungkin tidak membayangkan bakal bisa membawa Spurs melangkah jauh hingga ke semifinal pada Liga Champions musim 2018/19. Son Heung-min pun merasa begitu bangga dengan rekan-rekannya. Dia juga mengucapkan terima kasih pada VAR atas dianulirnya gol Raheem Sterling.

“Saya belum pernah mengalami hal yang seperti ini. Itu sungguh sulit dan gila tapi kami sangat bangga dengan rekan satu tim kami. Ini gila,” ucap Son Heung

“Terkadang, Anda merasa kesal dengan VAR tapi hari ini kami mengucapkan terima kasih [pada VAR]. Kami bertarung bersama selama 90 menit. Kemi menunjukkan karakter yang luar biasa dan kami bertarung,” tandas pemain asal Korea Selatan tersebut.

Jika saja gol Sterling tidak dianulir lewat tinjauan VAR, maka skor akhir pertandingan menjadi 5-3. Dengan skor itu, maka Spurs tidak akan lolos ke semifinal. Sebab, mereka akan kalah dengan skor agregat 5-4 dari Manchester City.

Jumpa Ajax

Pada babak semifinal, lawan berat sudah menanti Spurs. Sebab, mereka harus berjumpa Ajax Amsterdam. Sama seperti Spurs, Ajax juga tidak diprediksi bakal bisa melaju ke hingga babak semifinal. Ajax menyingkirkan Juventus pada fase perempat final.

Pada babak sebelumnya, tepatnya di babak 16 Besar, Ajax juga sudah membuat kejutan dengan menyingkirkan Real Madrid. Anak asuh Erik ten Hag mampu mengalahkan juara bertahan selama tiga musim dengan agregat 5-3.

Zinedine Zidane Ungkap Alasan Cadangkan Gareth Bale

Zinedine Zidane Ungkap Alasan Cadangkan Gareth Bale

Berita Bola, Dewa303 – Media-media di Spanyol dipastikan akan makin ramai membicarakan masa depan Gareth Bale. Pasalnya, pada laga terakhir Real Madrid, melawan Leganes, Gareth Bale menjadi pemain yang duduk di bangku cadangan.

Real Madrid berjumpa Leganes pada pekan ke-32 La Liga, Selasa (16/4/) dini hari WIB. Los Blancos kebobolan lebih dulu dari gol Jonathan Silva pada menit 45. Karim Benzema kemudian membuat skor jadi 1-1 lewat golnya pada menit 51.

Pada laga di Municipal de Butarque, pelatih Zinedine Zidane tidak memainkan Gareth Bale sejak menit pertama. Untuk posisi winger kiri, Marco Asensio menjadi pilihan untuk dimainkan sejak menit awal dan Gareth Bale ada di bangku cadangan.

Ingin Lakukan Perubahan

Zinedine Zidane mengatakan bahwa dia ingin membuat beberapa perubahan pada laga melawan Leganes. Salah satu yang menjadi sasaran perubahannya adalah posisi Gareth Bale. Pemain asal Wales tersebut sebelumnya bermain inti pada laga kotra Eibar.

“Gareth Bale adalah pemain yang penting dalam tim ini,” ucap Zinedine Zidane dikutip dari situs resmi klub.

“Hari ini saya ingin melakukan perubahan, itu saja. Bermain selama 10 atau 15 menit sangat sulit untuk bisa masuk dalam permainan, tapi pergantian dilakukan untuk mengubah permainan dan itu tidak berjalan,” sambungnya.

Gareth Bale baru dimainkan pada menit ke-81 oleh Zinedine Zidane. Dengan waktu yang tidak lebih dari 10 menit, Gareth Bale tidak bisa memberikan banyak efek bagi permainan Real Madrid. Skor akhir laga tetap 1-1.

Jadikan Isco Winger

Selain menempatkan Gareth Bale di bangku cadangan, Zinedine Zidane juga membuat satu keputusan aneh lain. Pelatih 46 tahun tersebut memainkan Isco di posisi winger kiri. Tentu saja buka posisi yang familiar baginya.

Posisi terbaik Isco adalah di sektor tengah lapangan. Kapabilitas Isco untuk jadi seorang playmaker tidak diragukan lagi. Selain itu, Isco juga lebih sering jadi winger kanan pada era kepelatihan Zidane sebelumnya di Real Madrid.

“Saya melihat Isco baik-baik saja. Saya yakin bahwa dia akan bermain lebih baik lagi di lini tengah, tidak di posisinya pada saat ini. Kami bermain dengan formasi 4-3-3 dan dia berada di posisi sayap kiri,” ulas Zinedine Zidane.

 

Sarri Ternyata Tidak Mau Mainkan Hazard, Mengapa?

Sarri Ternyata Tidak Mau Mainkan Hazard, Mengapa?

Dewa303 – Chelsea berhasil meraih kemenangan tipis 0-1 di kandang Slavia Praha pada leg pertama perempat final Liga Europa 2018/19, Jumat (12/4) dini hari WIB. Satu-satunya gol Chelsea lahir di menit ke-86 lewat aksi Marcos Alonso.

Pertandingan itu berjalan sulit untuk The Blues. Tim lawan menyuguhkan permainan agresif yang berani dalam duel-duel fisik. Hal ini menyebabkan skuat Chelsea kesulitan mengembangkan permainan mereka.

Terbukti, gol Chelsea baru lahir di 10 menit terakhir pertandingan. Bos Chelsea, Maurizio Sarri mengakui sendiri hal itu. Dia mengakui lawan telah menyulitkan timnya dan leg kedua nanti bakal berjalan sulit.

Bakal Sangat Sulit

Pekan depan, giliran Chelsea yang menjadi tuan rumah. Berdasarkan leg pertama ini, Sarri percaya leg kedua nanti juga bakal merepotkan. Sebab itu dia meminta skuat Chelsea tetap menjaga fokus dan tampil hati-hati.

“Kami tahu betul bermain di sini [kandang Slavia] sangat sulit. Lawan kami memiliki kekuatan fisik, sangat agresif, jadi kami tahu kami bakal kesulitan. Kami bisa menghadapi mereka dengan baik, lalu di babak kedua kami bisa bermain lebih baik,” kata Sarri di Chelseafc.com.

“Sekarang kami harus memikirkan leg kedua yang akan berjalan sulit. Lawan kami ini juga sangat berbahaya saat tandang, seperti saat melawan Genk (di mana mereka menang 4-1). Kami harus berhati-hati.”

Tidak Mau Mainkan Hazard

Lebih lanjut, Sarri mengaku dia bakal lebih senang jika tidak harus memainkan Eden Hazard pada laga tersebut. Awalnya, Sarri sengaja mencadangkan Hazard demi memberinya waktu istirahat, tetapi pada akhirnya dia terpaksa menurunkan sang bintang utama karena Chelsea kesulitan mencetak gol.

“Pada awal pertandingan saya ingin dia di bangku cadangan, sebab saya kira pertandingan mungkin saja jadi lebih sulit dan mungkin saya perlu memainkan dia.”

“Namun, jika kami unggul 1-0 di babak pertama saya sebenarnya tidak akan menggunakan dia,” pungkasnya.

Bagaimanapun, rencana Sarri ini ternyata tidak berhasil. Hal ini membuktikan bahwa Chelsea masih sangat bergantung pada Hazard.

 

 

Punya Hugo Lloris Adalah Keberuntungan Spurs

Punya Hugo Lloris Adalah Keberuntungan Spurs

_103412467_lloris21

Dewa303 – Gelandang Tottenham Hotspur, Moussa Sissoko, memberikan pujian pada aksi gemilang Hugo Lloris. Menurutnya, Spurs beruntung memiliki penjaga gawang dengan kemampuan istimewa seperti Lloris.

Hugo Lloris bermain bagus pada laga kontra Man City di leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (10/4/2019) dini hari WIB. Lloris memimpin The Lily White menang dengan skor 1-0 pada laga di Tottenham Stadium tersebut.

Son Heung Min jadi pencetak gol tunggal yang memastikan kemenangan Spurs lewat golnya pada menit ke-78. Namun, bukan hanya Son yang menjadi pahlawan bagi Spurs. Ada nama Hugo Lloris yang juga layak mendapatkan pujian.

Tepis Penalti Aguero

Pada menit ke-13, Tottenham dihukum penalti setelah Dany Rose didakwa hand ball oleh wasit lewat bantuan VAR. Man City pun mendapatkan penalti. Sergio Aguero maju sebagai eksekutor dari tendangan penalti tersebut.

Namun, sepakan Aguero tidak berbuah gol. Hugo Lloris dengan gemilang mampu membaca arah tendangan penyerang asal Argentina dan menepisnya. Penjaga gawang asal Prancis membuat gawang Spurs aman hingga laga usai.

“Hugo Lloris adalah penjaga gawang yang sungguh sulit dipercaya dan dia telah menunjukkan itu setiap pekan,” puji Moussa Sissoko dikutip dari Spurs TV.

“Kami sangat beruntung memiliki pemain seperti dia dalam tim ini, jadi mudah-mudahan dia bisa terus seperti itu sampai musim ini berakhir,” sambung pemain berusia 29 tahun tersebut.

2369978-49298330-2560-1440

Kunci Kemenangan Spurs

Selain faktor permainan gemilang dari Hugo Lloris, Moussa Sissoko menilai ada alasan lain di balik kemenangan yang diraih Spurs. Menurutnya, Spurs bermain bagus sebagai sebuah tim dan apa yang ditampilkan memuaskan.

“Kami bekerja sebagai tim sejak awal dan Hugo Lloris dengan penyelamatannya membuat kami tetap di permainan. Saya pikir, kami semua bahagia dengan performa ini dan harus terus maju.”

“Kami sangat senang dengan kinerja kami. Kami tahu bahwa ini akan menjadi laga yang sulit. Man City adalah salah satu tim terbaik di dunia. Tapi, kami bermain di kandang, depan depan pendukung kami dan kami tahu bisa melakukannya,” tutup Sissoko.

 

De Gea Hengkang, MU Kejar Jan Oblak

De Gea Hengkang, MU Kejar Jan Oblak
download (3)

Dewa303 – Manchester United mulai mengambil langkah antisipasi jika mereka kehilangan David De Gea di musim panas nanti. Tim berjuluk Setan Merah itu dikabarkan akan merekrut Jan Oblak dari Atletico Madridsebagai kiper utama mereka.

Semenjak bergabung dengan United di tahun 2011 silam, De Gea sudah menjadi sosok yang krusial bagi Setan Merah. Ia selalu tampil impresif di bawah mistar gawang MU dan menyelamatkan banyak poin bagi Setan Merah berkat penyelamatan-penyelamatan spektakulernya.

Namun beberapa bulan terakhir, beredar rumor bahwa De Gea ingin cabut dari Old Trafford. Ia disebut ingin pergi setelah MU enggan memenuhi tuntutan gajinya yang mencapai angka 350 ribu pounds per pekan, di mana klub asal Prancis PSG disebut siap memenuhi keinginannya.

Pihak Manchester United sendiri masih mengupayakan De Gea tetap bertahan di Old Trafford. Namun menurut The Mirror, United mulai menyiapkan rencana cadangan jika De Gea pergi, yaitu dengan merekrut Jan Oblak dari Atletico Madrid.

1522411135_221740_1522411303_noticia_normal

Kualitas Teruji

Menurut laporan tersebut, alasan utama United mengincar jasa Jan Oblak karena mereka terpukau dengan kualitas kiper Timnas Slovenia tersebut.

Dalam tiga tahun terakhir, Oblak berhasil merebut posisi penjaga gawang Atletico Madrid. Ia selalu tampil impresif di bawah mistar gawang Atletico Madrid, di mana musim lalu ia memenangkan sarung tangan emas La Liga.

Musim ini dia kembali tampil mengesankan di mana gawangnya hanya kebobolan 21 gol dari 31 pertandingan La Liga. Catatan ini merupakan catatan terbaik di Liga Spanyol musim ini, sehingga MU yakin sang kiper bisa sukses di Old Trafford.

Harga Mahal

Namun untuk mendatangkan Oblak, United harus siap membayar mahal. Pasalnya Atletico Madrid siap mematok harga yang mahal untuk kiper 26 tahun tersebut.

Hal ini menyusul kondisi kontrak Oblak di Wanda Metropolitano. Ia masih terikat kontrak berdurasi dua tahun lagi di Ibukota Spanyol.

Atletico kabarnya meminta bayaran sebesar 80 juta Euro jika Manchester United benar-benar serius ingin mendatangkan sang kiper di musim panas nanti.

 

MU Disarankan Rekrut N’Golo Kante

MU Disarankan Rekrut N’Golo Kante

download (1)

Dewa303 – Manchester United dinilai harus mencoba untuk mendatangkan N’Golo Kante di musim panas nanti menurut pandangan Robbie Savage.

Kante mulai diperhitungkan di kancah sepakbola Inggris tiga tahun yang lalu. Pada saat itu ia berhasil membawa Leicester City menjadi juara Premier League, di mana satu tahun kemudian ia pindah ke Chelsea dan membawa The Blues menjadi juara EPL lagi.

Namun musim ini ada rumor yang mengatakan Kante tidak bahagia di Chelsea. Ia dikabarkan tidak senang dengan keputusan Maurizio Sarri yang menggeser posisinya demi mengakomodir Jorginho di dalam skuat The Blues.

Savage percaya bahwa gelandang Timnas Prancis itu akan menjadi tambahan yang bagus bagi skuat Setan Merah musim depan. “Dia [Kante] adalah pemain yang sangat bagus,” buka Savage kepada The Mirror.

Pasti Tergoda

Savage sendiri yakin bahwa Kante bakal terpikat untuk pindah ke Old Trafford musim depan.

Savage percaya bahwa Kante ingin membuktikan dirinya bersama Manchester United dengan memenangkan trofi Premier League ketiganya bersama Setan Merah.

download

“Kante sudah memenangkan Premier League bersama Leicester dan Chelsea. Saya rasa dia mungkin akan tergoda untuk meraih medali juara ketiganya di Old Trafford.”

Bakal Sulit

Namun untuk mendapatkan Kante, Manchester United dipastikan harus bekerja keras. Pasalnya Chelsea berada dalam posisi yang kuat untuk mempertahankan sang gelandang.

Kante baru saja mengikat kontrak baru di Stamford Bridge pada akhir 2018 kemarin. Ia dikabarkan akan bertahan di London Barat hingga tahun 2023.

Selain itu, Chelsea baru-baru ini mendapatkan hukuman embargo transfer, sehingga mereka tidak bisa mencari pengganti Kante jika sang gelandang dilepaskan. Untuk itu mereka kemungkinan besar tidak akan menjual Kante di musim panas nanti.

 

MU Terancam Terlempar Empat Besar Klasemen Priemer League

Berita Bola – Manchester United menyerah 1-2 dari Wolverhampton pada laga lanjutan Premier League 2018/19, Rabu (3/4) dini hari WIB. Permainan MU terbilang buruk, kekalahan ini semakin menyulitkan asa mereka untuk mengakhiri musim di empat besar klasemen.

MU Terancam Terlempar Dari Empat Besar Klasemen Priemer League

Permainan MU tidak sebaik biasanya. Banyak pemain yang menjalani hari buruk, termasuk Paul Pogba dan Romelu Lukaku yang biasanya rajin mencetak gol. Bahkan Formasi MU tampak berbeda, Solskjaer menurunkan formasi tiga bek.

Hasilnya, MU kesulitan mengatasi kecepatan permainan Wolves. MU tampil cukup apik di babak pertama, tapi babak kedua berjalan seperti bencana. Beruntung mereka tidak kalah dengan lebih banyak gol, sebab Wolves sebenarnya bisa saja mencuri beberapa gol di babak kedua.

MU menampilkan Performa Yang Buruk

Pasca kekalahan itu, Solskjaer tetap memuji timnya dan justru mengatakan MU seharusnya bisa menang karena menciptakan banyak peluang. Namun, Ian Wright mengira Solskjaer telah membuat kesalahan.

Performa MU jelas buruk, semua orang bisa mengetahui itu. Pujian Solskjaer justru bisa membuat pemain merasa tidak enak hati dan merasa bersalah. Solskjaer seharusnya memilih jujur.

“Saya merasa Ole mungkin telah memberikan teladan yang buruk dengan mengatakan timnya bermain baik dan bahwa dia senang dengan permainan mereka,” kata Wright kepada Daily Star.

“Saya kira ketika ketika melihat tim secara keseluruhan dan melihat pemain yang bermain baik, mereka sebenarnya tidak bermain cukup baik.”

“Jadi, ketika anda kembali ke ruang ganti dan berkata: ‘bagus, kita bermain baik dan seharusnya menang karena peluang yang kita ciptakan’, itu bisa jadi masalah bagi pemain karena membuat mereka berpikir bahwa mereka bermain buruk,” sambung dia.

Wright Menilai Solskjaer Terlalu Baik

Artinya, Wright menilai komentar itu menunjukkan kelemahan Solskjaer. Mantan pemain MU ini tampaknya masih terlalu baik dan kurang berani menekan para pemainnya untuk berkembang. Sikap itu baik, tetapi di sisi lain bisa jadi awal masalah baru.

“Dan jika anda mulai melakukan itu (memuji pemain ketika sebenarnya tampil buruk) maka itu adalah kelemahan sebab kita melihat orang yang sama (Solskjaer) terus mengatakan kekuatan MU dan standar tinggi mereka.”

“Performa MU di laga itu tidak bagus dan jika dia berpikir sebaliknya, itu mengirimkan sinyal bahaya pada saya,” tandasnya.

Herrera Sepakat Bergabung Dengan PSG?

Berita Bola – Gelandang Manchester United, Ander Herrera dikabarkan sudah pasti bakal hengkang di akhir musim ini. Bahkan, Herrera kabarnya sudah menyepakati perjanjian prakontrak dengan raksasa Ligue 1, PSG.

Herrera Sepakat Bergabung Dengan PSG?

Kontrak Herrera bersama United bakal berakhir pada penghujung musim ini. Namun hingga kini pemain asal Spanyol itu tak kunjung meneken perpanjangan kontrak dengan klub yang ia perkuat sejak 2014 silam tersebut.

Jika situasi ini tetap tak berubah, Herrera pun bakal segera berstatus bebas agen. Gelandang 29 tahun itu sudah diizinkan untuk berbicara dengan klub luar Inggris sejak Januari kemarin.

PSG Menawarkan Perjanjian Prakontrak

Dilansir Daily Record, salah satu klub yang kabarnya sudah melakukan pendekatan terhadap Herrera adalah PSG. Bahkan di antara klub peminat lainnya, PSG lah yang paling serius.

Kini muncul kabar yang menyebut bahwa Herrera sudah menyepakati perjanjian prakontrak dengan PSG. Eks pemain Athletic Bilbao itu pun bakal pindah ke klub Paris tersebut pada musim panas nanti.

PSG diyakini berhasil merayu Herrera agar bersedia meninggalkan United dengan mengiming-iminginya gaji sebesar 130 ribu poundsterling alias kurang lebih Rp2,4 miliar per pekan.

Herrera Menuntut Kenaikan Gaji

Herrera sejatinya lebih memprioritaskan untuk tetap bertahan di United dengan cara menandatangani kontrak baru dengan klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut.

Namun Herrera berubah pikiran karena permintaan kenaikan gajinya dari 130 ribu poundsterling menjadi 200 ribu poundsterling per pekan tak disetujui United yang hanya bersedia memberi bayaran 170 ribu poundsterling per pekan.

Herrera merasa dirinya pantas mendapat gaji 200 ribu poundsterling per pekan karena belakangan ia menjadi pemain vital di lini tengah United, terutama setelah kedatangan Ole Gunnar Solskjaer.

Zaha Bersedia Kembali Berseragam MU

Berita Bola – Penyerang Crystal Palace, Wilfried Zaha dikabarkan bersedia untuk kembali ke Manchester United musim depan.

Zaha Bersedia Kembali Berseragam MU

Musim ini Zaha tampil cukup bagus seperti biasanya bagi Palace. Sejauh ini ia telah tampil 29 kali di semua ajang kompetisi dan menyumbangkan tujuh gol dan delapan assist.

Zaha dikenal sebagai pemain serba bisa. Ia dibekali dengan kecepatan lari yang oke plus dribel bola yang yahud.

Hal ini kerap membuat para pemain bek lawan kesulitan mematikan pergerakannya, terutama di sektor kotak penalti. Tak jarang usaha untuk menghentikan pergerakan pemain berusia 26 tahun ini berbuah kartu atau hukuman penalti.

Zaha Siap Kembali Ke Manchester United

Performa Zaha ini akhirnya disebut menarik perhatian Ole Gunnar Solskjaer. Manajer yang baru ditetapkan sebagai bos permanen di Old Trafford ini sudah mengenal betul kualitas Zaha.

Pasalnya, Zaha sendiri pernah memperkuat Setan Merah. Ia bermain di klub tersebut dari tahun 2013 hingga 2014.

Kabar ini ternyata mendapat respon positif dari Zaha. Pemain kelahiran Pantai Gading ini dikabarkan bersedia balik ke Old Trafford.

Berita ini dilansir oleh The Sun. Dan media Inggris ini menyebut United bisa membeli Zaha dengan harga relatif mudah.

Pasalnya, United sebelumnya sempat melepas Zaha dengan kesepakatan bahwa mereka bisa mendapat keuntungan 25 persen dari hasil penjualan Zaha. Jadi dengan demikian jika MU yang membelinya sendiri maka mereka mendapat potongan harga dengan jumlah yang sama.

Sancho Masuk Dalam Daftar Belanja

Zaha sendiri disebut bukan pemain incaran utama Solkskjaer. Awalnya ia disebut mengincar pemain muda Borussia Dortmund, Jadon Sancho.

Pemain berusia 18 tahun itu disebut sebagai target utama Setan Merah musim panas nanti. Bahkan mereka disebut siap membayar Dortmund dengan duit sebesar 100 juta pounds.

Akan tetapi Dortmund menegaskan enggan melepasnya. Mereka mengatakan tak ada tawaran yang cukup besar untuk membuat Dortmund rela melepasnya.