Author: admin

Rossoneri Kembali Targetkan Everton Soares

Salah satu klub Serie A, AC Milan, dinyatakan kembali berupaya untuk mendapatkan tanda tangan dari Everton Soares di bursa transfer musim panas 2019. AC Milan yang kembali berpaling kepada Everton dikarenakan upaya dalam mendatangkan Angel Correa terjadi kegagalan.

Everton Soares yang bermain bersama Gremio saat ini menjadi sorotan usai tampil cemerlang pada Copa America 2019 lalu. Ia mencetak empat gol dan berhasil membawa Brasil menjadi juara Copa America 2019. Karena itu banyak klub papan atas yang tertarik memboyongnya.

Klub Liga Inggris, Arsenal sempat berniat membeli pemain asal Brasil tersebut. Namun The Gunners akhirnya lebih memilih untuk membeli Nicolass Pepe dari klub Prancis, Lille. AC Milan kini merasa membutuhkan jasa dari Everton Soares dalam melengkapi skuad mereka saat ini.

Rossoneri Kembali Targetkan Everton Soares

Rossoneri Kembali Targetkan Everton Soares

Pada laga perdana di Serie A musim 2019/20 ini, AC Milan menelan kekalahan. Milan berhasil dikalahkan saat tandang menjamu Udinese dengan skor akhir 1 – 0. Melihat hasil tersebut, sang pelatih, Marco Giampaolo pun merasa membutuhkan tambahan pemain di lini depannya.

Pelatih berusia 52 tahun ini awalnya menargetkan winger dari Atletico Madrid, Angel Correa. Namun transfer pemain yang berasal dari Argentina tersebut sangat sulit untuk diwujudkan oleh AC Milan. Harga transfer yang dipatok oleh Atletico terlalu tinggi.

Klub asal Spanyol tersebut meminta tebusan seharga 50 juta euro untuk Angel Correa. AC Milan tentu saja kesultian dalam memenuhi permintaan tersebut. Bahkan, AC Milan disebutkan ingin mundur jika pihak Los Rojiblancos tidak bersedia menurunkan harga sang pemain.

Berita Bola Terkini – Bursa Transfer Pemain Musim 2019-2020

Seperti yang dikutip oleh salah satu harian dari Italia, AC Milan saat ini menyiapkan rencana yang baru. AC Milan akan kembali mengejar Everton Soares karena dia dinilai menjadi pilihan yang lebih memungkinkan untuk dibeli pada musim panas 2019 ini.

Meski tidak semahal harga Angel Correa, harga Everton Soares masih terhitung cukup mahal. Gremio disebutkan mematok harga 40 juta euro kepada klub yang tertarik untuk mendatangkan Everton. Jika berhasil bergabung maka Everton Soares akan membuat warna Brasil semakin kental di skuad Milan.

Javier Tebas: Hanya Messi Yang Berharga Di La Liga

Berita Sepakbola Terkini – Javier Tebas: Hanya Messi Yang Berharga Di La Liga – Sang presiden La Liga, Javier Tebas, mengeluarkan pernyataan jika ia merasa peran Lionel Messi dalam kompetisi tertinggi di Spanyol ini sudah sangat besar. Bahkan perannya lebih besar dibandingkan dua pemain lain yang juga pernah merumput di Spanyol, Neymar dan Cristiano Ronaldo.

Neymar, yang belakangan ini, sering diberitakan akan kembali beraksi di tanah Spanyol musim ini. Pemain anyar Paris Saint Germain tersebut terus dikabarkan akan bergabung dengan salah satu klub raksasa di La Liga saat ini, Real Madrid dan Barcelona.

Sampai saat ini, Barcelona yang memiliki kesempatan yang lebih besar dalam mendapatkan Neymar dibandingkan rival bebuyutannya tersebut. Terlebih lagi setelah adanya ruang kosong di lini depan mereka, setelah melepaskan Phillippe Coutinho ke Bayern Munchen pada beberapa saat lalu.

Javier Tebas: Hanya Messi Yang Berharga Di La Liga

Javier Tebas: Hanya Messi Yang Berharga Di La Liga

Kemungkinan penyerang asal Brasil ini kembali ke Camp Nou semakin besar setelah pelatih PSG, Thomas Tuchel memberikan suaranya. Thomas Tuchel mengakui jika ia tidak yakin dengan masa depan Neymar setidaknya sampai bursa transfer musim panas ini ditutup.

Javier Tebas pun merasa senang mendengar kabar jika Neymar akan kembali merumput di La Liga. Namun pria berusia 57 tahun tersebut tidak yakin jika Neymar akan memberikan kontribusi besar kepada La Liga selayaknya Lionel Messi di Barcelona.

“Ya, tentu saya suka jika Neymar kembali. Dengan keahliannya, dia akan masuk tiga besar pemain terbaik di dunia. Akan sangat penting perannya di La Liga jika dia datang kembali, walaupun hal tersebut tidak menjelaskan bagaimana Liga Spanyol,” bukanya kepada Marca.

Berita Sepakbola Terkini – Bursa Transfer Pemain – DEWA303

“Yang akan menjelaskan adalah bagaimana kami bermain selama 10 bulan di setiap tahunnya, dengan 20 klub yang saling bersaing satu sama lain dan menghasilkan gairah serta rasa senang bagi para fans di Spanyol dan dari penjuru dunia di setiap pekannya,” lanjut Javier Tebas.

“Pemain seperti Ney,ar akan memberikan pengikut dari Negara yang melihatnya, namun dia bukanlah elemen esensial, bahkan Cristiano Ronaldo pun tidak termasuk. Lionel Messi lah merupakan elemen yang penting karena dia adalah warisan dari La Liga,” tutupnya.

Alasan Alexis Sanchez Belum Pindah ke Inter

Berita Sepakbola Terkini -Alasan Alexis Sanchez Belum Pindah ke Inter – Pada dua pekan terakhir ini, Alexiz Sanchez terus disebutkan akan segera hengkang dari Manchester United dan melabuh ke Inter Milan. Akan tetapi, hingga saat ini kedua klub tersebut masih belum mendapatkan kesepakatan perihal Sanchez.

Sang manajer Manchester United, Ole Gunnar Solksjaer menilai Alexis Sanchez sebagai pemain yang hebat, namun demikian Sanchez sulit untuk mendapatkan posisi di tim utama. Pemain yang berusia 30 tahun ini kesulitan bermain dengan pemain depan lainnya.

Di lain pihak, kubu Inter Milan tidak diragukan lagi sangat tertarik dengan keahlian Alexis Sanchez. Sanchez bisa menjadi pelengkap pada lini depan Inter Milan menyusul dengan datangnya Romelu Lukaku yang berhasil didatangkan dari United.

Alasan Alexis Sanchez Belum Pindah ke Inter

Alasan Alexis Sanchez Belum Pindah ke Inter

Beberapa kesempatan Manchester United dan Inter Milan disebutkan telah sepakat untuk transfer Alexis Sanchez. Akan tetapi, masih ada beberapa hal yang menjadi batu ganjalan dalam proses transfer penyerang yang berasal dari Chile tersebut.

Seperti yang dikutip Sportsmole, setidaknya terdapat dua alasan mengapa transfer Alexis Sanchez ke Inter Milan masih belum terlaksana. Alasan tersebut terkait dengan beban keuangan yang harus ditanggung oleh kedua belah pihak.

Manchester United ingin kesepakatan untuk pembelian permanen dengan harga 20 juta pounds. Jadi Setan Merah siap melepas Alexis Sanchez dengan status pinjaman pada musim 2019/20 ini. Namun pada akhir masa pinjamannya, Inter Milan harus membelinya secara permanen dengan harga 20 juta pounds.

Berita Bola Terkini – Bursa Transfer Pemain Musim 2019-2020

Kesepatan tersebut masih belum disepakati oleh Inter Milan. Alasan lainnya terkait dengan gaji Alexis Sanchez. Inter Milan bersedia untuk membayar 150 ribu pounds per pekan sebagai gaji dari Sanchez. Yang artinya MU harus membayarkan uang 350 ribu pounds per pekan untuk Sanchez.

Kondisi yang terjadi di Manchester United dan Inter Milan sangat berbeda. Jika Manchester United tidak membutuhkan jasa dari Alexis Sanchez, di lain sisi Inter Milan sangat menginginkan pemain 30 tahun ini. Inter baru saja melepas Perisic ke Bayern Munchen.

Sehingga lini depan mereka kekurangan amunisi. Sang pelatih Antonio Conte pun meminta kepada klub untuk mendatangkan Alexis Sanchez. Sanchez sendiri di United belum dimainkan satu laga pun di awal musim maupun pramusim.

Gagal Eksekusi Penalti Lagi, United Jadi Sorotan Media

Berita Sepakbola Terkini – Gagal Eksekusi Penalti Lagi, United Jadi Sorotan Media – Sang manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan komentarnya atas kegagalan Marcus Rashford dalam mengeksekusi penalti. Ole Gunnar Solskjaer menyatakan jika kondisi tersebut memang bisa saja terjadi dan ia pun meminta media untuk tidak berlebihan dalam membahasnya.

Pada Minggu lalu, Manchester United memang sempat menjadi sorotan. Dikarenakan pada kala itu Paul Pogba gagal mencetak gol dari titik penalti sehingga timnya hanya mampu meraih 1 poin dengan hanya bermain imbang 1 -1 melawan Wolverhampton.

Pada pekan ketiga ini, kejadian gagal dalam mengeksekusi penalti ini terulang kembali. Pada kesempatan kali ini, Marcus Rashford yang gagal dalam mengeksekusi penalti setelah tendangan kerasnya hanya membentur tiang gawang dari lawan.

Gagal Eksekusi Penalti Lagi, United Jadi Sorotan Media

Gagal Eksekusi Penalti Lagi, United Jadi Sorotan Media

Solskjaer menilai jika tidak perlu terlalu mempermasalahkan kegagalan penalti tersebut. “Dalam dua pertandingan, dua kali kami gagal mengeksekusi penalti,” buka Solksjaer pada BBC. “Kejadian seperti itu bisa terjadi pada setiap pertandingan, dan kami pun mengalaminya,” lanjutnya.

Pelatih yang kini berusia 46 tahun tersebut menyebutkan jika gagal dalam mencetak penalti bukanlah sesuatu yang luar biasa. Oleh karena itu, Solskjaer pun meminta media untuk tidak terlalu berlebihan dalam memberitakan situasi tersebut.

“Terkadang hal-hal yang seperti ini memang bisa terjadi. Saya juga beberapa kali gagal dalam mengeksekusi penalti saat dulu masih bermain. Saya rasa jika kami mencetak gol pada penalti itu pada hari ini, maka segalanya pastinya akan terasa berbeda,” ungkap Solksjaer.

Berita Bola Terkini dan Terupdate – Dewa303

Solksjaer pun menegaskan jika ia tidak kehilangan rasa kepercayaanya kepada Rashford dan Pogba dalam mengurus eksekusi penalti. Ia menilai jika kedua pemainnya tersebut masih memiliki kemampun yang mumpuni dalam mengambil eksekusi penalti.

“Jika kami bisa menciptakan situasi seperti tadi, maka kami akan mendapatkan lebih banyak penalti dan kami akan mencetak gol. Kami pun percaya jika Rashford dan Pogba akan mencetak gol dari penalti kembali,” tutup mantan penyerang Manchester United tersebut.

Pada pekan ketiga Liga Inggris 2019/20, Manchester United berhadapan dengan Crystal Palace. Manchester United mengalami kekalahan 1 – 2 pada laga yang diadakan di Old Trafford tersebut. Hasil tersebut pun menjadi kekalahan perdana United di liga domestik pada musim ini.

Careca: Mauro Icardi Pergi Saja Ke Neraka

Berita Sepakbola Terkini – Careca: Mauro Icardi Pergi Saja Ke Neraka – Salah satu legenda Napoli, Careca mengeluarkan pernyataan jika Mauro Icardi bisa pergi saja ke Neraka jika ia tidak mau bergabung dengan Napoli. Mauro Icardi yang pada musim ini memang tidak dibutuhkan lagi jasanya oleh Inter Milan.

Hal tersebut juga sudah ditegaskan oleh sang manajer Inter Milan, Antonio Conte. Penyerang asal Argentina ini pun dipastikan akan segera hengkang dari San Siro. Sejauh ini Icardi sudah mendapatkan tawaran dari beberapa klub yang siap untuk menampungnya.

Beberapa klub papan atas seperti AS Roma, Juventus, AS Monaco hingga PSG dirumorkan tertarik untuk mendapatkan tanda tangannya. Namun kemudian semua rumor tersebut menghilang secara perlahan. Icardi disebutkan akan bergabung dengan Partenopei.

Careca: Mauro Icardi Pergi Saja Ke Neraka

Careca: Mauro Icardi Pergi Saja Ke Neraka

Namun Icardi tak kunjung memberikan jawaban yang pasti akan bergabung dengan klub atau tidak. Karena hal tersebut, akhirnya Napoli memberikan batas waktu untuk Icardi menentukan pilihannya sampai beberapa hari kedepan.

Hal ini pun membuat Careca merasa kesal. Careca merasa berang melihat mantan klubnya harus berharap cemas menunggu jawaban Icardi. Ia pun langsung memberikan kecaman tajam kepada sang penyerang yang telah berusia 26 tersebut.

‘Apakah kita benar-benar harus menunggu jawabannya? Jika ia tidak ingin bergabung, ia bisa pergi saja ke Neraka,’ tegas Careca kepada Il Mattino. ‘Apakah ia mengerti akan Napoli, mengetahui siapa San Paolo, dan siapa penggemar Azzurri?

Berita Sepakbola Terkini – Bursa Transfer Pemain Musim 2019-2020

‘Apakah ia menyadari bahwa mencetak gol dalam satu tim tidak sebanding dengan dunia? Jika ia tidak ingin bergabung, lebih baik jika ia tidak ingin. Jika saya berada di Napoli maka saya bahkan tidak akan membuang waktu sedetikpun untuknya,’ terang Careca.

Pria yang telah berusia 58 tahun ini pun memberikan dukungannya kepada striker Napoli sekarang ini, Arkadiusz Milik. Ia mendukung Milik agar bisa mencetak 30 gol dalam semusim. ‘Napoli sudah memiliki pemain bernomor punggung 9. Pemain yang bagus yang bisa mencetak 30 gol,’ lanjutnya.

‘Ia memiliki insting bagus dalam penempatan diri. Ia mampu menuntaskan peluang dengan baik. Ia juga memiliki semua yang dibutuhkan oleh seorang striker murni,’ tutup Careca. Careca merupakan pemain yang membela Napoli dari tahun 1987 sampai 1993. Di Napoli ia mencetak 96 gol dari 221 penampilan dan bermain satu tim dengan legenda Diego Maradona.

United Anggarkan 75 Juta Pounds Untuk Musim Dingin

Berita Sepakbola Terkini – United Anggarkan 75 Juta Pounds Untuk Musim Dingin – Sepertinya Manchester United akan kembali berbelanja pada bursa transfer musim dingin nanti. Dikabarkan jika klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut sudah menyediakan anggaran sebagai dana belanja musim dingin sebesar 75 juta pounds.

Di bursa transfer musim panas kemarin, tim yang dilatih oleh Ole Gunnar Solskjaer tersebut sudah mengeluarkan dana sebesar 143 juta pounds hanya untuk mendatangkan tiga pemain saja. Harry Maguire menjadi pemain termahal di United pada musim ini dan juga termahal di posisinya.

Manchester United hanya mendapatkan pemasukan dana senilai 74 juta pounds sebagai hasil dari penjualan Romelu Lukaku ke klub Italia, Inter Milan. Tapi Setan Merah gagal dalam mendatangkan pemain pengganti penyerang asal Belgia tersebut sebelum bursa transfer ditutup.

United Anggarkan 75 Juta Pounds Untuk Musim Dingin

United Anggarkan 75 Juta Pounds Untuk Musim Dingin

Kepergian Lukaku ke Inter Milan akan disusul oleh Alexis Sanchez. Sanchez belakangan ini sering dirumorkan akan bergabung dengan Inter Milan juga. Namun demikian, United tidak akan mendapatkan suntikan dana karena il Nerazzurri hanya memboyongnya dengan status pinjaman.

Di awal musim ini, United masih memiliki banyak PR yang perlu dikerjakan. Selain di lini serang, Setan Merah juga harus mencari pengganti dari Ander Herrera. Gelandang asal Spanyol tersebut memilih hengkang dan bergabung dengan PSG dengan status bebas transfer.

Beberapa waktu yang lalu, Manchester United dikabarkan tertarik memboyong pemain muda dari Newcastle United, Sean Longstaff. The Magpies mematok harga 50 juta pounds jika Manchester United tertarik untuk memboyongnya dari St James Park.

Berita Bola Terkini – Bursa Transfer Pemain Musim 2019-2020

Akan tetapi sepertinya hal itu tidak akan terwujud pada bursa transfer nanti. Dikarenakan United hanya mendapatkan dana belanja senilai 75 juta pounds yang berasal dari keuntungan penjualan Romelu Lukaku. Walaupun angka tersebut diyakini bisa saja bertambah.

Manchester United bisa saja mendapatkan banyak keuntungan jika menjual salah satu mega bintangnya, Paul Pogba. Dua klub elit Eropa, Real Madrid dan Juventus berulang kali dikabarkan tertarik untuk memboyong gelandang asal Prancis tersebut.

Dikabarkan Manchester United telah mematok harga senilai 150 juta pounds untuk Pogba. Real Madrid dan Juventus dikabarkan belum mampu untuk memenuhinya, tapi akan sanggup melayangkan tawaran harga yang mendekati angka tersebut.

Pogba Atau Rashford? Solskjaer Tentukan Eksekutor Penalti United

Berita Sepakbola Terkini – Pogba Atau Rashford? Solskjaer Tentukan Eksekutor Penalti United – Pertanyaaan seputar siapa eksekutor penalti utama dari Manchester United di musim 2019-2020 ini akhirnya terjawab. Sang pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer dikabarkan telah menunjuk Marcus Rashford sebagai eksekutor utama untuk United.

Masalah penalti ini membuat Manchester United kehilangan tiga poin kala menjamu Wolverhampton pada laga pekan kedua Premier League, hari Selasa lalu. Seperti yang sudah diketahui, laga yang digelar di Stadion Molineux tersebut menghasilkan skor akhir imbang 1 – 1.

Skor bisa saja berakhir berbeda jika saja Paul Pogba bisa menyelesaikan tugasnya sebagai eksekutor penalti Manchester United pada menit ke-68. Sayangnya tembakan pemain asal Prancis tersebut sukses dimentahkan oleh kiper Wolverhampton, Rui Patricio.

Solskjaer Tentukan Eksekutor Penalti United

Solskjaer Tentukan Eksekutor Penalti Manchester United

Sebelum melakukan penalti tersebut, Pogba sempat berdiskusi terlebih dahulu dengan Marcus Rashford. Dikarenakan penyerang yang masih berusia 20 tahun tersebut merupakan algojo penalti United kala menjamu Chelsea pada pekan pertama Premier League.

Momen dimana Rashford yang sedang berdiskusi dengan Pogba seputar eksekutor penalti tersebut mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Salah satu kritikan datang dari sang legenda Manchester United, Gary Neville tampak kesal melihat penalti tersebut dijadikan sebagai permainan lotre.

“Ini adalah penalti United. Ini bukanlah tombola. Ini bukan penalti yang akan dilakukan lima kali. Rashford melemparkan bolanya kepada Pogba. Terjadi sesuatu yang tidak benar,” terang Neville kepada wartawan Sky Sports usai pertandingan tersebut.

Berita Sepakbola Terkini Dan Terupdate 2019

Sementara itu, Solskjaer menanggapi isu antara Pogba dan Rashford dengan lebih santai. Ia mengatakan bahwa kedua pemain memang ditunjuk sebagai eksekutor penalti dan keputusan akhir berada di tangan mereka. “Mereka adalah penendang penalti yang ditunjuk. Terserah pada mereka, mereka yang berada disana, siapa yang merasa ‘penalti ini adlaah milikku’, ucap Solskjaer.

Walaupun begitu, Solskjaer sendiri membutuhkan kejelasan tentang hal tersebut. Pada akhirnya, pelatih asal Norwegia tersebut memutuskan untuk melepas nama Pogba dari daftar eksekutor penalti Manchester United. Publik pun kini bisa mengharapkan Rashford untuk menjadi penendang penalti pada laga-laga berikutnya.

Pertimbangan Solskjaer melepas nama Pogba dari daftar eksekutor ini cukup beralasan. Seperti yang diketahui, gelandang berusia 26 tahun ini gagal menuntaskan tugasnya sebagai eksekutor penalti empat kali dari sembilan kesempatan yang diambilnya.

Jurgen Klopp Butuh Istirahatkan Trio Salah-Mane-Firminho

Berita Sepakbola Terkini dan Terupdate – Jurgen Klopp Butuh Istirahatkan Trio Salah-Mane-Firminho – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp disebut-sebut harus mengambil keputusan penting untuk menjaga kualitas tim asuhannya. Dengan jadwal kompetisi yang begitu banyak, Klopp harus pintar mencari kesempatan untuk mengistirahatkan para pemain andalannya.

Liverpool mengikuti banyak kompetisi pada musim 2019/20 ini. Baik kompetisi singkat seperti Super Cup maupun kompetisi untuk jangka panjang. Pelatih yang lahir di Stuttgart Jerman ini harus pandai dalam merotasi skuatnya demi meraih hasil yang maksimal.

Musim 2019/20 memang baru saja dimulai, para pemain masih dalam kondisi bugar. Namun ada beberapa pemain inti yang tidak terlalu fit dikarenakan harus bermain ekstra pada akhir musim yang lalu. Hal ini termasuk trio andalan mereka: Muhamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firminho.

Jurgen Klopp Butuh Istirahatkan Trio Salah-Mane-Firminho

Jurgen Klopp Butuh Istirahatkan Trio Salah-Mane-Firminho

Trio penyerang Liverpool ini sudah bermain sebanyak 50 kali pertandingan untuk klub sejak awal musim 2018/19 lampau. Ketika para pemain Eropa beristirahat, trio ini masih bekerja di lapangan dikarenakan harus membela tim nasional pada ajang AFCON dan Copa America.

‘Saya merasa Jurgen Klopp mungkin sudah tahu bahwa musim ini akan terasa berat. Dengan bermain di tujuh kompetisi sejak awal musim ini,’ ujar Stephen Warnock, analis Sky Sports. ‘Akan ada banyak pertandingan, terutama setelah Copa America dan Africa Cup of Nations.’

‘Klopp tahu bahwa pada akhirnya anak asuhnya akan membutuhkan istirahat. Dia hanya perlu berusaha dalam menemukan waktu selama 1 musim untuk memberikan waktu istirahat kepada Salah, Mane dan Firminho. Mereka akan membutuhkan hal itu,’ sambung Stephen Warnock.

Berita Sepakbola Terkini Dan Terupdate Musim 2019-2020

Jurgen Klopp jelas harus mengistirahatkan trio andalannya. Namun kapan dia akan mengistirahatkan mereka? Warnock yakin waktu yang paling tepat adalah ketika Liverpool sedang bermain di kompetisi kelas kedua seperti Carabao Cup dan FA Cup.

‘Kapan dia akan mengistirahatkan mereka? Mungkin pada ajang FA Cup. Jika Klopp bisa memberikan waktu istirahat sebelum itu, Klopp harus melakukannya,’ terang Warnock. ‘Pada saat tersebut para pemain lain seperti Origi, Shaqiri atau Brewster bakal bermain. Klopp memiliki opsi, hanya soal kapan dia akan melakukannya,’ tutupnya.

Harry Maguire Bawa Ketenangan di Pertahanan United

Berita Sepakbola Terkini dan Terupdate – Harry Maguire Bawa Ketenangan di Pertahanan United – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer merasa sangat senang dengan kehadiran Harry Maguire di skuatnya. Menurutnya, mantan pemain Leicester City tersebut mampu memberikan rasa tenang kepada rekan setimnya dan bisa bermain dengan kepala dingin.

Harry Maguire merupakan incaran utama Setan Merah pada bursa transfer musim panas 2019 kemarin. Setelah melewati proses yang amat panjang, Manchester United akhirnya mampu memboyongnya ke Old Trafford dari Leicester City.

The Red Devils membeli Maguire dengan harga 80 juta pounds dari Leicester City. Dengan harga transfer tersebut membuat pemain yang berusia 26 tahun ini langsung menyandang status bek termahal di dunia. Harry Maguire mengalahkan rekor transfer dari bek dari Liverpool, Virgil van Djik pada tahun 2018 yang lalu.

Harry Maguire Bawa Ketenangan Di Pertahanan Manchester United

Harry Maguire Bawa Ketenangan di Pertahanan United

Harry Maguire pun mulai memberikan dampak positif bagi pertahanan Manchester United. Harry Maguire menunjukkan performa apik kala Manchester United menjamu Chelsea di pekan perdana Liga Premier Inggris 2019-20, pada akhir pekan kemarin.

Pemain belakang tengah asal Inggris tersebut membuat pertahanan yang sangat solid bagi Manchester United. Alhasil, United berhasil memenangkan laga dengan skor 4 – 0 atas The Blues pada laga yang digelar di kandang sendiri tersebut tanpa mengalami kebobolan.

Berita Bola Terkini Dan Terupdate 2019

“Harry Maguire adalah pemain berkepala dingin. Dia selalu bersikap tenang, baik di dalam maupun di luar lapangan,” puji Solskjaer seperti yang dikutip situs offisial Manchester United. “Maguire memiliki pengalaman, dia membawa dampak besar pada lingkungan sekitarnya, selalu tersenyum dan mempunyai kepribadian yang Anda sukai,” lanjut Solksjaer.

Lini belakang merupakan titik lemah United pada musim 2018-19 yang lalu. Mereka terlalu kebanyakan kemasukan gol. Namun, Manajer yang berusia 46 tahun ini merasa optimis karena telah memiliki Harry Maguire pada lini belakang timnya saat ini.

“Mempunyai pemain belakang yang tenang sangat penting. Para pemain dengan kepala dingin dan tidak jatuh dalam emosi merupakan suatu hal yang hebat. Harry Maguire sudah berada di sini lebih dari seminggu dan dia sangat bagus,” terang Solskjaer.

Pecahkan Rekor Dunia, Harry Maguire Segera Pindah ke Man City

Pecahkan Rekor Dunia, Harry Maguire Segera Pindah ke Man City

 Manchester City segera merampungkan proses transfer Harry Maguire dari Leicester City. Kesepakatan antara kedua belah pihak akan membuat Harry Maguire menjadi bek paling mahal di dunia.

Harry Maguire sudah menjadi incaran sejumlah klub sejak awal musim 2018/19 lalu. Mulanya, Manchester United-lah yang paling serius ingin mendapatkan pemain berusia 26 tahun.

Namun, pihak Leicester mematok harga yang amat mahal. United kesulitan untuk menebusnya. Nah, Man City kemudian masuk dalam perburuan pada musim panas 2019 ini. Man City datang dengan tawaran lebih besar.

Dikutip dari The Mirror, Man City berani menawarkan harga yang sangat mahal untuk Leicester. The Citizen akan menggelontorkan uang senilai 80 juta pounds kepada Leicester agar Harry Maguire dilepas.

Harga tersebut akan membuat Harry Maguire menjadi pemain belakang paling mahal di dunia. Dia bakal mengalahkan rekor transfer Virgil van Dijk dari Southampton dengan Liverpool dengan nilai 75 juta pounds.

Bukan hanya harga transfer yang mahal, Man City juga memberikan gaji mahal untuk Harry Maguire. Berapa gaji yang akan didapat? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

Gaji Mahal Harry Maguire

Masih bersumber dari The Mirror, Man City siap menjadikan Harry Maguire sebagai pemain dengan gaji tinggi jika bersedia bergabung. Juara Premier League musim 2018/19 itu siap memberi gaji 280 ribu pounds dalam satu pekan.

Jika dikonversi, maka nilai tersebut berada pada kisaran Rp 5 miliar dalam satu pekan. Sebagai catatan, dengan kurs 1 Pounds = Rp 18,045.

Man City memang sangat ngotot ingin membeli Harry Maguire. Pasalnya, mereka sedang membutuhkan jasa bek tengah baru. Man City butuh pengganti Vincent Kompany yang memutuskan tidak meneken kontrak baru dan pindah ke Anderlecht.

Bergabungnya Harry Maguire tentu saja akan membuat barisan bertahan Man City makin tangguh. Selain bek tengah timnas Inggris tersebut, Man City juga memiliki Aymeric Laporte, Nicolas Otamendi dan Jonh Stones.

Bertingkah Buruk, Manchester United Didesak Pecat Jesse Lingard

Bertingkah Buruk, Manchester United Didesak Pecat Jesse Lingard

 Jesse Lingard menunjukkan tingkah laku yang buruk dalam sebuah unggahan video di media sosial miliknya. Publik pun bereaksi dan meminta sang klub, Manchester United, untuk melakukan tindakan tegas kepada pemain berumur 25 tahun tersebut.

Tidak ada yang aneh sebenarnya dalam unggahan video di Instagram tersebut. Lingard tampak berada di sebuah kamar besar, kemungkinan hotel, sambil mengambil gambar rekan-rekannya yang sedang beraktivitas normal.

Namun yang mengundang reaksi adalah kata-katanya. Lingard berulang kali melontarkan pernyataan yang tidak pantas dari mulutnya. Sehingga, sejumlah pernyataan protes pun menghampiri pemain binaan tim muda Manchester United tersebut.

Eks pelatih QPR, Ian Holloway, adalah salah satu orang yang kesal dengan mulut Lingard. Saat ia menyatakan bahwa Manchester United harus mengambil tindakan tegas agar bisa mendisiplinkan sang pemain muda tersebut.

“Saya tak bisa menerima ini,” tutur Holloway. “Apakah saya akan mendisiplinkannya? Lebih dari itu, saya akan memasukkan namanya di bursa transfer. Bagi saya, ini tak bisa ditarik lagi. Ini adalah masalah yang besar,” sambungnya.

“Saat anda menjadi pesepakbola profesional, anda mewakili klub setiap detiknya tiap hari dan apapun yang anda pilih, anda harus mengingat itu. Anda harus selalu mengutamakan klub karena mereka lebih besar dari anda,” lanjutnya.

Lingard Harusnya Paham

Holloway merasa bahwa pemahaman seperti itu sudah seharusnya dipahami oleh Lingard. Apalagi ia muncul di era kepelatihan Sir Alex Ferguson yang dikenal punya sikap tegas serta tingkat kedisiplinan tinggi.

“Manchester United itu klub besar, dan rasa hormat seharusnya bisa didapatkan dari mereka yang cukup beruntung bermain dengan mereka. Mereka seharusnya paham itu,” tambahnya.

“Dan Lingard masuk melalui rezim Sir Alex Ferguson, jadi dia seharusnya tahu bagaimana harus bersikap setiap saat, tetapi dia malah merekam video ini seorang diri dan mengunggahnya,” lanjutnya lagi.

Bahkan lebih jauh lagi, Holloway tidak sekadar menyarankan The Red Devils memasukkan namanya ke dalam daftar jual, melainkan juga memecatnya karena telah melanggar salah satu poin umum dalam kontrak pesepakbola.

“Dia bukan bocha, dia lupa siapa dirinya, apa pekerjaannya, dan apa arti dari kontraknya. Dalam kontrak akan tertulis bahwa anda tak boleh membuat nama klub tercoreng. Dia bisa dipecat setelah ini, saya yakin,” tandasnya

 

Coutinho Tak Bisa Gabung Man United karena Satu Alasan Sederhana Ini

Coutinho Tak Bisa Gabung Man United karena Satu Alasan Sederhana Ini

Jika Philippe Coutinho harus meninggalkan Barcelona, sepertinya Manchester United tidak akan menjadi tujuannya. Sebab bintang asal Brasil tersebut punya alasan yang membuatnya takkan berlabuh di Old Trafford.

Nama Coutinho berulang kali disebut telah masuk dalam daftar jual Barcelona pada musim panas ini. Alasannya adalah karena sang pemain dianggap tidak memberikan kontribusi yang sepadan dengan harga pembeliannya pada tahun 2018 lalu.

Ya, Barcelona harus merogoh kocek yang dalam saat memboyongnya dari Liverpool. Disebutkan bahwa klub berjuluk Blaugrana tersebut menghabiskan 105 juta pounds demi dirinya, dan bisa bertambah menjadi 142 juta pounds jika beberapa syarat terpenuhi.

Barcelona dikatakan siap merugi dengan melepasnya pada bursa transfer kali ini. Sejumlah klub pun telah dikait-katikan dengan pria berumur 27 tahun itu. Mulai dari PSG hingga sejumlah klub-klub raksasa Premier League seperti Chelsea dan Manchester United.

Tetapi, menurut Sky Sports News, Coutinho diklaim bisa ke mana saja kecuali satu tim, yakni Manchester United. Ada alasan sederhana yang membuatnya tak bisa berlabuh di klub yang tengah diasuh oleh Ole Gunnar Solskjaer itu.

Karena Liverpool

Ini ada hubungannya dengan masa lalu Coutinho. Disebutkan oleh Sky Sports News bahwa Coutinho tidak akan memilih Manchester United karena dirinya masih merasa ikatan yang kuat dengan Liverpool.

Ya, nama Coutinho mulai didengarkan banyak orang setelah dirinya berkiprah bersama Liverpool. Karirnya bahkan nyaris tak tertolong karena gagal bersinar selama membela klub sebelumnya, Inter Milan.

Mulai tahun 2013 hingga kemudian pindah ke Barcelona, Coutinho mencatatkan total 201 penampilan di semua kompetisi. Selain itu juga, Coutinho mampu menyarangkan total 54 gol dalam kurun waktu yang sama.

Karena faktor ini, PSG pun diklaim menjadi kandidat terkuat peraih tanda tangan Coutinho. Bahkan menurut laporan, raksasa Prancis tersebut sudah melakukan pembicaraan dengan perwakilan sang pemain untuk mendiskusikan kepindahannya

 

Tribut Berkelas dari Pemain Chelsea untuk Maurizio Sarri

Tribut Berkelas dari Pemain Chelsea untuk Maurizio Sarri

Maurizio Sarri telah resmi menjadi bagian dari klub raksasa Italia, Juventus. Pemain Chelsea, Cesar Azpilicueta dan Antonio Rudiger, pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pelatih asal Italia tersebut melalui media sosialnya.

Selama beberapa pekan terakhir, nama Sarri terus diberitakan akan meninggalkan Chelsea pada musim panas ini. Diketahui bahwa eks nahkoda Napoli tersebut tak senang dengan para penggemar yang tidak menyukai skema bawaannya.

Ya, ‘Sarriball’ berulang kali dituding sebagai biang dari keterpurukan Chelsea pada awal tahun 2019 ini. Wajar bila fans berpikir seperti itu, sebab The Blues memang meraih torehan buruk dengan kalah telak atas Bournemouth dan Manchester City selang beberapa pekan saja.

Tuntutan untuk mendorong Sarri mundur pun terus berkumandang, namun belakangan ini berkurang setelah Chelsea meraih serangkaian torehan apik. Seperti finis di peringkat tiga klasemen Premier League dan juga menjadi juara Liga Europa.

Sayangnya, itu tidak menjadi alasan untuknya bertahan lebih lama di Stamford Bridge. Per hari Minggu (17/6), pria berumur 61 tahun itu akan menjadi suksesor Massimiliano Allegri di kursi kepelatihan Juventus dengan kontrak selama tiga tahun.

Kepergian Sarri jelas membuat para penggemar dilema. Di satu sisi, sebagian diantara mereka tidak senang dengan skema ‘Sarriball’. Tetapi, pencapaiannya pun tak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi ini masih musim perdananya bersama The Blues.

Ucapan Terima Kasih Pemain

Nasi sudah menjadi bubur. Sarri sudah dipastikan menjadi pelatih Juventus dan sulit untuk mengubah fakta tersebut. Sehingga yang ada hanyalah kesempatan untuk mengucapkan terima kasih kepadanya. Seperti yang dilakukan oleh dua pemainnya, Azpilicueta dan Rudiger.

“Semoga beruntung di fase anda berikutnya, Mister! Terima kasih atas kerja keras anda yang membantu kami bersenang-senang pada malam yang indah di Baku,” tulis Azpilicueta di media sosial Twitter miliknya.

Rudiger menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Sarri melalui akun Instagram miliknya. Dalam unggahan foto yang menunjukkan dirinya dengan Sarri di sesi latihan Chelsea, ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Terima kasih Mister Sarri. Anda telah mengajar saya banyak hal dan membuat saya menjadi pemain yang lebih baik. Terima kasih atas ini! Saya berharap yang terbaik dan kesuksesan untuk masa depan anda,” ujar Rudiger.

Kejutan! Jurgen Klopp Rela Depak Mohamed Salah Demi Nicolas Pepe?

Kejutan! Jurgen Klopp Rela Depak Mohamed Salah Demi Nicolas Pepe?

 

Sebuah keputusan yang tidak populer dikabarkan akan diambil oleh manajer LiverpoolJurgen Klopp. Pria asal Jerman tersebut siap menjual Mohamed Salah demi memberi tempat pada Nicolas Pepe.

Mohamed Salah menjadi bintang utama Liverpool dalam dua musim terakhir. The Reds mendapatkannya dengan harga 42 juta ero pada tahun 2017 dari AS Roma. Harga yang murah jika melihat kontribusi Salah.

Setiap musimnya, Mohamed Salah selalu mencetak lebih dari 30 gol Liverpool di semua kompetisi. Bukan hanya gol, dia juga telah memberikan gelar juara bagi Liverpool.

Pemain berusia 26 tahun tersebut sukses memberikan trofi Liga Champions kepada Liverpool pada musim 2018/19 lalu. Di musim sebelumnya, dia juga mengantar Liverpool ke final Liga Champions, tapi kalah dari Real Madrid.

Media asal Prancis, le10Sport, menulis laporan yang bakal membuat fans Liverpool gelisah. Sebab, sumber mereka menyebut jika Jurgen Klopp siap melepas Mohamed Salah di bursa transfer musim panas 2019 ini.

Keputusan untuk melepas Mohamed Salah terkait dengan rencana baru eks pelatih Borussia Dortmund. Klopp disebut ingin mendatangkan Nicolas Pepe dari Lille. Nicolas Pepe dijadikan pemain utama Liverpool pada musim depan.

Posisi Mohamed Salah dan Nicolas Pepe

Sejak bergabung dengan Liverpool, Mohamed Salah lebih sering bermain sebagai penyerang kanan. Posisi ini memang jadi posisi yang terbaik bagi pemain asal Mesir tersebut sejak dia tampil memikat bersama Roma.

Dalam beberapa kesempatan, Jurgen Klopp juga pernah memainkan Mohamed Salah sebagai penyerang tengah. Tapi, opsi ini hanya diambil ketika Roberto Firmino tidak bermain atau ketika melawan tim dengan pendekatan khusus saja.

Masalahnya, posisi bermain Mohamed Salah sama persis dengan Nicolas Pepe, penyerang sayap kanan. Jika Mohamed Salah tetap berada di skuad, maka Liverpool hanya akan membeli Nicolas Pepe untuk menjadi pemain cadangan belaka.

Le10sport mengklaim Jurgen Klopp bakal mengorbankan Mohamed Salah demi memberi posisi inti pada Nicolas Pepe. Selain itu, faktor hubungan pribadi Klopp dengan eks pemain Fiorentina yang tidak begitu harmonis juga jadi alasannya

Deal! MU Segera Rampungkan Transfer Bruno Fernandes

Deal! MU Segera Rampungkan Transfer Bruno Fernandes

 

Manchester United dikabarkan segera merampungkan transfer Bruno Fernandes dari Sporting Lisbon. Negosiasi dengan pihak klub sudah mencapai kata sepakat dan kini tinggal menyelaraskan klausul personal dengan Bruno Fernandes.

Bruno Fernandes menjadi salah satu pemain incaran utama Manchester United di musim panas 2019. Pemain berusia 24 tahun juga disebut tertarik pindah ke Old Trafford.

Berdasarkan pada sumber jurnalis asal Italia, Pietro Balzano Prota, United sukses mencapai kesepakatan harga dengan pihak Sporting. Setan Merah mampu mengalahkan tawaran yang diajukan oleh Inter Milan untuk Bruno Fernandes.

“Perjanjian antar kedua klub sudah tercapai,” ucap Balzano Prota lewat akun twitter miliknya.

Meskipun sudah mampu mencapai kata sepakat dengan Sporting, United masih belum bisa meresmikan transfer Bruno Fernandes dalam waktu dekat. Sebab, belum ada kesepakatan terkait beberapa detail kontrak yang disodorkan pada Bruno Fernandes.

“Mereka seharusnya sedang mengerjakan detail akhir, salah satu aspek yang akan dibahas yakni gaji,” tandas Balzano Prota.

Bidikan Banyak Klub

Bruno Fernandes bermain bagus bersama Sporting Lisbon. Dari 53 penampilan di semua kompetisi pada musim 2018/19, dia mampu mencetak 32 gol. Selain itu, dia juga turut menyumbangkan 18 assist kepada Sporting.

Dengan catatan itu, tidak heran jika ada banyak klub yang membidik Bruno Fernandes. Selain Manchester United, dan Inter Milan, ada juga Manchester City juga disebut berniat untuk membeli Bruno Fernandes.

“Banyak klub yang tertarik pada sang pemain, tetapi pada saat ini Manchester United sangat dekat untuk segera mengontraknya,” tegas Balzano Prota.

Bruno Fernandes punya banyak kelebihan. Salah satunya adalah kemampuan bermain untuk banyak posisi di lini tengah. Pemain 24 tahun itu bisa bermain di hampir semua posisi di sektor gelandang. Posisi terbaiknya adalah gelandang serang.

Namun, Bruno Fernandes juga bisa bermain sebagai pemain sayap, baik kanan maupun kiri. Bahkan, dia sempat dimainkan pada posisi winger kiri oleh Sporting Lisbon.

 

 

 

Tolak Barcelona dan Manchester United, De Ligt Merapat ke PSG

Tolak Barcelona dan Manchester United, De Ligt Merapat ke PSG

Spekulasi mengenai masa depan bek Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt terus berkembang. Terbaru, PSG dikabarkan menjadi klub terdepan untuk mendapatkan tanda tangan pemain 19 tahun tersebut.

De Ligt boleh jadi baru berusia 19 tahun, tetapi dia sudah bermain laiknya bek berpengalaman. Terbukti, di usia yang begitu muda, dia sudah dipercaya mengenakan ban kapten untuk memimpin rekan-rekannya.

Musim 2018/19 lalu, kehebatan De Ligt akhirnya dilihat Eropa. Dia membantu Ajax sampai di semifinal Liga Champions. Memang bukan dia yang mencetak gol, tetapi kehadiran De Ligt di barisan pertahanan membuat Ajax bisa bermain lebih tenang.

 

Usaha Keras PSG

Performa impresif De Ligt bersama Ajax membuatnya menjadi rebutan beberapa klub top Eropa, mulai dari Barcelona, Manchester United, Juventus, Liverpool, hingga PSG.

Kini seperti dilansir ESPN, PSG tampaknya menjadi klub yang paling difavoritkan bisa mendaratkan De Ligt pada musim panas ini.

Keberhasilan PSG ini dicapai berkat tangan dingin dari Leonardo yang segera kembali ke klub Prancis tersebut setelah enam tahun lalu hengkang.

Segera Ambil Keputusan

Sadar dirinya tengah menjadi rebutan, De Ligt diklaim akan segera mengumumkan klub yang akan ia bela musim depan dalam waktu dekat ini.

De Ligt saat ini masih fokus bersama Timnas Belanda yang tampil di babak final UEFA Nations League. Baru setelah ajang ini berakhir, De Ligt memutuskan untuk pindah ke klub mana musim depan.

Ajax diberitakan sudah siap berpisah dengan sang bek asalkan ada klub yang berani menebusnya dengan mahar 75 juta Euro di musim panas nanti.

 

 

Liverpool Kejar Kembali Nabil Fekir

Liverpool Kejar Kembali Nabil Fekir

Berita Bola, Dewa303 – Klub Premier League, Liverpool diberitakan masih menaruh hati terhadap playmaker Olympique LyonNabil Fekir. The Reds diberitakan akan menawar kembali sang pemain di musim panas nanti.

Musim lalu, Fekir sangat gencar diberitakan akan bergabung dengan Liverpool. Ia menjadi salah satu prioritas transfer Jurgen Klopp pada bursa transfer yang lalu.

Pada saat itu, The Reds nyaris mengunci transfer Fekir. Namun pada saat pemeriksaan medis, ditemukan potensi cedera yang dimiliki sang gelandang sehingga kesepakatan transfer itu batal terjadi.

Menurut laporan Sport, Liverpool masih belum menyerah untuk mendatangkan Fekir. Mereka disebut akan kembali mencoba mendatangkan sang pemain di musim panas nanti.

Masih Butuh

Laporan itu mengklaim bahwa Jurgen Klopp memutuskan untuk mengejar kembali Fekir setelah ia merasa ada yang kurang dalam lini serangnya.

Setelah gagal mendapatkan Fekir, Klopp tidak mencoba mendatangkan playmaker lain. Meski begitu performa lini serangnya tetap apik, di mana dua penyerangnya Mohamed Salah dan Sadio Mane meraih trofi sepatu emas EPL musim ini setelah mencetak 22 gol.

Namun Klopp merasa performa lini serangnya masih kurang optimal, sehingga ia memutuskan untuk mendatangkan playmaker baru pada diri Fekir untuk meningkatkan kualitas serangan timnya.

Peluang Besar

Menurut laporan tersebut, dibandingkan dengan tahun lalu, peluang Liverpool untuk mendapatkan Fekir pada musim panas nanti akan jauh lebih besar.

Presiden Lyon, Jean-Michel Aulas dipastikan akan melepaskan Fekir di musim panas nanti. Pasalnya kontrak sang pemain berakhir di tahun 2020 dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda dirinya akan memperpanjang kontrak di Les Gones.

Dengan situasi tersebut, Lyon juga diberitakan akan memberikan potongan harga untuk transfer Fekir tersebut kendati tidak disebutkan berapa potongan harga yang didapatkan oleh Liverpool nanti.

 

 

Lionel Messi Raih Sepatu Emas Eropa Keenam Kalinya

Lionel Messi Raih Sepatu Emas Eropa Keenam Kalinya

Berita Bola, Dewa303 – Mesin gol Barcelona, Lionel Messi menjadi peraih penghargaan sepatu emas Eropa musim 2018-19 usai menjadi raja gol di benua biru dengan torehan 36 gol.

Kepastian ini didapat setelah pesaing terdekat Messi, Kylian Mbappe hanya mampu mencetak satu gol ketika PSG kalah dari Reims 1-3 dini hari tadi. Hasilnya, Mbappe total mencetak 33 gol di Ligue 1 musim ini.

Sejatinya, striker Sampdoria, Fabio Quagliarella yang kini mengoleksi 26 gol masih menyisakan satu pertandingan, yakni melawan Juventus pada akhir pekan ini. Namun sepertinya selisih keduanya sudah terlalu jauh dan mustahil dikejar.

Prestasi Luar Biasa

Ini menjadi gelar pencetak gol terbanyak Eropa keenam kalinya dalam karier Messi. Sebelumnya, La Pulga sukses memenangi penghargaan ini pada musim 2009-10, 2011-12, 2012-13, 2016-17, dan 2017-18.

Raihan ini juga membuat Messi makin jauh meninggalkan sang rival utama, Cristiano Ronaldo yang hingga kini sudah meraih penghargaan sepatu emas Eropa sebanyak empat kali.

Messi menjadi pemain tertua kedua yang memenangi penghargaan sepatu emas Eropa, hanya kalah tua dengan selisih satu bulan dari Hugo Sanchez ketika meraih penghargaan ini pada 1990 silam.

 

Nasib Gareth Bale, Pemain Top yang Terbuang dari Real Madrid

Nasib Gareth Bale, Pemain Top yang Terbuang dari Real Madrid

Berita Bola, Dewa303 – Andre Villas-Boas percaya bahwa Gareth Bale tetap merupakan salah satu pemain terbaik di dunia. Meski menjalani musim yang buruk di Real Madrid, kualitas Bale sebagai individu tidak bisa dipandang sebelah mata. Bale tetap pemain top.

Villas-Boas begitu mengenal Bale. Beberapa tahun silam, Bale bersinar di bawah sentuhan Villas-Boas saat masih di Tottenham Hotspur. Kegemilangan Bale kemudian menarik perhatian Real Madrid.

Bale sudah beberapa kali membuktikan kemampuannya di Madrid. Dia mencetak gol-gol penting yang membantu Madrid meraih trofi. Salah satu gol pembuktian Bale tercipta di final Liga Champions 2017/18, saat Madrid mengalahkan Liverpool.

Sayangnya, performa Bale mulai menurun karena hantaman cedera. Dia pun tergusur ke bangku cadangan di era Zinedine Zidane. Bos asal Prancis itu tampaknya tidak terlalu suka pemain seperti Bale.

Pemain Top

Villas-Boas tidak tahu apa yang akan dilakukan Madrid terhadap Bale. Namun, dia yakin Bale tetaplah pemain top. Hanya ada sedikit pemain yang memiliki kualitas sama dengan Bale yang sekarang.

“Saya tidak tahu di bursa transfer seperti apa Madrid akan beroperasi. Ada beberapa pemain bagus di luar sana, tetapi hanya ada sedikit yang seperti Bale, itu sudah pasti,” tutur Villas-Boas kepada Marca.

“Dia merupakan pemain top, tetapi Madrid mempunya kemampuan ekonomi untuk mendatangkan pemain hebat lainnya – siapa pun di dunia ini yang mereka mau.”

Masa-Masa Sulit

Sejak musim lalu, Bale lebih sering dicadangkan. Kala itu nasibnya terselamatkan ketika Zidane memutuskan mundur dari Santiago Bernabeu. Kini, di era baru Zidane, nasib Bale kemungkinan berakhir buruk.

“Dia telah melewati masa-masa sulit, tetapi saya tidak bisa banyak berbicara karena saya tidak mengawasi semuanya.”

“Bagi saya [di Tottenham], dia merupakan pemain fundamental dan membuat perbedaan setiap kali kami memberikan kebebasan untuknya,” tutup Villas-Boas.

Bagaimanapun, saat ini nasib Gareth Bale berada di tangan Zinedine Zidane. Meski ngotot bertahan di Real Madrid, Bale kemungkinan bakal dilepas musim panas ini.

 

MU Punya Kans yang Besar untuk Dapatkan Nicolas Pepe

MU Punya Kans yang Besar untuk Dapatkan Nicolas Pepe

Berita Bola, Dewa303 – Manchester United punya kans yang cukup besar untuk mendapatkan Nicolas Pepe. Pelatih Lille, Christophe Galtier mengatakan bahwa anak asuhnya itu memang akan meninggalkan klub pada musim panas nanti.

Pemain sayap Pantai Gading menjalani musim yang sangat mengesankan di klub Ligue 1 musim ini. Karena itu, sang pemain mendapatkan banyak minat dari beberapa klub paling bergengsi di Eropa.

Pepe mencetak 22 gol dan membuat 11 assist dalam 37 pertandingan di kasta tertinggi sepakbola Prancis. Alhasil, ia menjadi salah satu pencetak gol terbanyak di Ligue 1.

Tak heran jika Pepe sekarang menjadi buruan klub raksasa Eropa. Setan Merah merupakan salah satu klub yang berminat mendapatkan tanda tangan sang pemain.

Akan Pergi

Galtier menegaskan bahwa Pepe akan mencari klub baru pada musim panas mendatang. Hal itu tentu saja merupakan kabar yang bagus buat Setan Merah.

“Nicolas Pepe akan pergi,” kata Galtier kepada Canal +, seperti dikutip dari Manchester Evening News.

“Hidup dan sepak bola memang seperti itu sekarang.

“Dia adalah pemain dari level tertinggi yang akan membuat keputusan besar untuk menentukan klub berikutnya.

 

Pikirkan dengan Matang

Pepe akan mendapat banyak tawaran dari banyak tim-tim besar Eropa. Galtier menyarankan agar sang pemain memikirkan semua tawaran dengan matang sebelum mengambil keputusan.

“Akan ada pertempuran antara tim-tim besar Eropa,” lanjutnya.

“Saya berharap dia akan mengambil banyak waktu untuk memikirkannya, melakukan penelitian.

“Seperti yang dia lakukan ketika dia datang ke sini dan ketika dia memutuskan untuk bertahan di sini [musim panas lalu], temukan proyek yang tepat.”