free flash stats Bisakah Man City melewati semusim penuh tanpa menelan kekalahan?

Bisakah Man City melewati semusim penuh tanpa menelan kekalahan?

Tidak sampai sepertiga jalan Man City lewati di Liga Inggris musim ini. tapi dengan performa yang mereka perlihatkan sampai sejauh ini, godaan untuk tak mengajukan pertanyaan ini terlalu besar: bisakah City melampaui semusim penuh dengan tanpa menelan kekahalan?

City selalu menang di 10 pertandingan sebelumnya (sebelum lawan Arsenal). Pada beberapa dari 10 laga itu, City berhasil menang telak. City berhasil menang atas Liverpool 5-0. Pertandingan selanjutnya di markas Watford, City menang dengan skor 6-0. Menghadapi Crystal Palace di pertandingan ke 6, mereka mengulang hasil laga lawan Liverpool. Menghadapi Stoke City di pertandingan ke 8, City menang 7-2.

Pada beberapa pertandinga lainnya kemeangan mereka tak selalu dengan skor telak, tapi City masih bisa mengamankan poin penting, menang 1-0 kontra Chelsea di pertandingan ke 7, dan menang atas Arsenal 3-1 di pertandingan Minggu lalu.

Total, City sudah mengoleksi poin 31 dalam 11 pertandingan. Jarak gol mereka ialah 31, dalam 38 kali menciptakan gol serta hanya kemasukan 7 gol. Dengan statistik sebagus ini, mereka layak dijagokan juara.

Tapi terlalu sombong menyebut The Cityzen tidak memiliki lawan yang sepadan. Mereka masih belum melawan Newcastle United, Tottenham Hotspurs, Swansea, Manchester United, West Ham United, Southampton, Huddersfield, dan Leicester City. Ke-8 tim ini tentunya menyimpan senjatanya masing-masing  dan dapat saja salah satunya kuat untuk menjungkalkan dominasi City.

Jadwal City memang lumayan padat setelah jeda internasional. Mereka bakal bertandang ke markas Leicester 18 November nanti. 3 hari berikutnya mereka menjamu Feyenoord di laga ke 5 Liga Champions, 4 hari berikutnya Huddersfield (tandang), kemudian 4 hari berikutnya Soton (kandang), dan 3 hari setelahnya West Ham (kandang).

City bakal terbebas dari keriuhan Liga Champions sampai pertengahan bulan Februari 2018, tapi Desember sampai Januari merupakan masa yang tersibuk di Liga Primer Inggris. Dari 23 Desember sampai 1 Januari 2018, City bakal memainkan 4 laga.

Benar memang City memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions sehingga pertandingan menghadapi Shaktar dan Feyenoord tak terlalu penting, tapi Pep Guardiola telah berjanji pada Maurizio Sarri (pelatih Napoli) untuk memenangkan keduanya. Memang benar jika Piala Liga Inggris bukanlah kompetisi yang terlalu penting, tapi Guardiola merupakan pelatih yang memperlakukan semua lawannya secara sama.

Pemain City dapat beristirahat dengan kebijakan rotasi, Guardiola akan tetap bekerja dan tetap bekerja, terus mengamati setiap lawan-lawannya serta mempersiapkan timnya dari pertandingan menuju pertandingan lainnya, segalanya dikerjakan dengan sangat teliti sampai detail terkecil sekalipun.

Dan pada akhirnya, jawaban dari pertanyaan “bisakah Man City melampaui semusim penuh tanpa menelan kekalahan satu kalipun? Ialah “tergantung Guardiola”