free flash stats Indonesia U19 tak bisa berbuat banyak lawan Korea Selatan

Indonesia U19 tak bisa berbuat banyak lawan Korea Selatan

Setelah beristirahat satu hari, timnas U19 kembali melanjutkan pertandingan mereka dalam babak kualifikasi Piala Asia U19 dengan melawan tuan rumah Korea Selatan U19 di Grup F.

Setelah babak pertama dimulai, baik Korsel maupun Indonesia mencoba menguasai jalannya pertandingan. Diawal-awal laga, kedua kubu saling melakukan serangan. Beberapa diantaranya bahkan sempat membahayakan gawang meskipun tidak membuahkan gol.

Di pertandingan ini, permainan Indonesia, terutama dalam mode menyerang, terlihat sangat mengandalkan skill individu Hanis Saghara dan Egy Maulana Vikri. Sedangkan Korsel malah tampil dengan kolektif. Beberapa peluang berhasil dicatatkan oleh tim arahan Indra Sjafri tersebut pada babak pertama. Namun ironisnya, peluang itu justru gagal berujung gol. Akhirnya keadaan itu dihukum dengan Korsel yang justru bermain dengan rapi.

Di menit ke 8, dengan meneruskan umpan lambung dari lini kiri yang kemudian dibarengi antisipasi yang buruk dari pertahanan Indonesia, Eom Wonsang berhasil menendang bola hasil muntahan ke jala Indonesia. Papan skor kemudian berubah menjadi 0-1 bagi keunggulan Korsel. Selepas membuka keran golnya, Korsel justru semakin ganas. Salah satu kesempatan yang sukses mereka catatkan hingga memaksa Rachmat Irianto melancarkan clearance tepat di depan gawang Indonesia.

Sadar kalau hasil positif hanya dapat diperoleh kalau mereka keluar menyerang, Indonesia tidak tinggal diam. Tapi gaya permainan Korsel yang nyatanya lebih bagus, bisa membendung usaha Indonesia yang ingin menyamakan skor. Hingga babak pertama selesai, skor 1-0 untuk tuan rumah masih bertahan.

Di babak kedua, Garuda Muda yang bernafsu menyamakan skor malah dikepung terus meneru dan sangat sulit untuk mengembangkan permainan.

Lewat permainan yang hampir sama dengan gol pertamnya, Korsel sukses menambah skornya selepas umpan lambung dari lini kiri pada menit ke 58 berhasil dieksekusi dengan apik, kembali lagi Eom Wonsang.

Nahasnya untuk Indonesia, dengan situasi terjepit lantaran ketinggalan 2-0, kesalahan dari koordinasi di sektor pertahanan yang melibatkan Samuel Christianson dan Aqil Savik malah menghadirkan petaka, sebab kondisi tersebut bisa dimaksimalkan Hwang Taehyon untuk menciptakan gol ke 3 Korsel di menit ke 61.

Unggul 3-0 nyatanya tidak membuat tuan rumah menurunkan tensi permainan. Korsel masih saja memborbardir pertahanan Indonesia. Dengan memanfaatkan tendangan bebas pada menit ke 77, Kim Hyunwoo berhasil memaksimalkan bola muntahan guna menjebol gawang Indonesia yang dijaga oleh Aqil Savik.

Pada waktu tersisa, Korsel masih mendominasi jalannya pertandingan dengan mengurung Garuda Muda sampai kedalam area bertahannya sendiri. Untungnya, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga pertandingan ini usai.

Poin sempurna yang didapatkan Korsel di pertandingan tersebut membuat mereka duduk nyaman di pucuk klasemen sementara Grup F di babak kualifikasi Piala Asia U19. Sementara itu, Indonesia turun ke posisi kedua.