free flash stats Rafael Benitez Turun Pamor

Rafael Benitez Turun Pamor

Agen judi bola online – Rafael Benitez yang kurang tersorot media – Di kompetisi Liga Primer musim ini, Huddersfield Town jadi salah satu tim yang paling banyak dibahas. Untuk pertama kali dalam 45 tahun ini Benitez dapat mencicipi ketatnya persaingan di kasta teratas sepak bola Inggris menjadi alasannya. Selain itu juga, untuk bisa sampai ke Liga Inggris juga mereka lewati dengan dramatis sebab harus lebih dulu melewati babak play off.

Rafael Benitez Turun Pamor

Bandar judi bola online – Karier Rafael Benitez tak lagi cemerlang

Tapi karir Huddersfield sebetulnya tak lebih bagus ketimbang Newcastle United, yang juga tim promosi dari kasta kedua sepakbola Inggris. Sejauh ini Newcastle ada di posisi 4 besar dengan raihan poin 9 dalam 5 laga yang telah mereka jalani.

Dari hasil 9 poin yang sukses mereka dapatkan, Newcastle Cuma berjarak  1 poin dari The Blues Chelsea di posisi ke 3, selanjutnya tertinggal 4 poin dari Manchester City dan Manchester United dengan poin 13.

Melihat torehan laga yang sudah mereka jalani, tentunya tak banyak yang mengira, sebab sebelumnya Newcastle tak terlalu mendapatkan perhatian berlebihan dari kalangan media. Terlebih lagi, mereka adalah salah satu tim yang sangat lama berkancah di Liga Inggris. Namun melihat kenyataannya sekarang, Newcastle seperti diabaikan, pamornya pun juga kalah dari Huddersfield yang boleh dibilang tim debutan di Liga Inggris.

Situs judi bola online – Bukti bahwa Benitez semakin menurun

Sebetulnya inti dari sangat minimnya ekspos pada Newcastle, sepertinya telah melupakan Rafael Benite sebagai pelatih mereka. Sejatinya Benitez bukanlah pelatih baru di Liga Primer. Selain Newcastle, tercatat dia pernah melatih Chelsea dan Liverpool sebelum pada akhirnya melatih Napoli. Tidak hanya itu saja, dia juga pernah menjadi pelatih Real Madrid.

Dari sanalah, pamor Benitez mulai menurun. Kemudian dirinya mengambil pekerjaan bersama Newcastle sebelum dipecatnya Alan Pardew. Kondisinya juga sulit ketika itu. Dirinya dituntut dapat mengeluarkan Newcastle dari jurang degradasi. Tapi nyatanya target tidak tercapai sampai akhir musim 2015/16 mereka terdegradasi. Satu musim berselang, Benitez berhasil mengantarkan timnya naik ke Liga Inggris musim ini.

Bursa taruhan bola online – Manajer top liga Eropa pengaruhi karier Benitez

Tapi hal itu tidak langsung membuat pamor Benitez bersinar kembali. Liga Inggris sudah berubah, sebab banyak manager top Eropa yang melatih klub-klub besar Liga Primer.

Namun terlalu awal rasanya menganggap kalau Benitez tidak lagi di perhitungkan sebagai pelatih papan atas. Biar bagaimanapun juga jejak rekamnya apik ketika melatih klub Inggris. Ketika menukangi Liverpool dia pernah mengantarkan mereka menjadi juara di ajang Liga Champions musim 2004/05 yang di lanjutkan dengan trofi Piala Super Spanyol bersama Real Madrid.

Manuvernya di musim 2017/18 sebetulnya terlihat potensinya. Seperti gerakan bawah tanah, diam-diam the Magpies posisinya ada diatas Liverpool dan Arsenal di papan klasemen. Sekarang tinggal menunggu waktu guna membuktikan kualitas seorang Benitez, apakah masih pantas disebut manager papan atas atau malah terus diabaikan seperti saat ini.