Buffon Sudah Menyamai Rekor Zanetti Hanya Dibawah Maldini

Buffon Sudah Menyamai Rekor Zanetti Hanya Dibawah Maldini Dalam laga Napoli vs Juventus semalam, ada satu rekor lagi yang sudah disamai oleh penjaga gawang Juventus yaitu Gianluigi Buffon. Pada saat laga tersebut Buffon berhasil menyamai rekor penampilan yang dibuat oleh Javier Zanetti. Kiper Juventus dan mantan pemain Parma tersebut saat ini hanya di bawah sang pemegang rekor yaitu mantan pemain AC Milan Paolo Maldini.

Pada saat laga melawan Napoli, Buffon bermain penuh. Di laga tersebut Juventus berhasil menahan imbang sang tuan rumah dengan skor 1-1. Penampilan pada saat berhadapan dengan Napoli tersebut merupakan penampilan Buffon yang ke-615. Ini merupakan rekor tersendiri bagi Buffon. Dikarenakan  di sepanjang sejarah Seri A, hanya ada satu pemain yang memainkan pertandingan lebih banyak daripada Buffon yaitu Paolo Maldini yang bermain untuk Milan.

Buffon Sudah Menyamai Rekor Zanetti Hanya Dibawah Maldini

Berita Dari Dunia Sepakbola Terbaru Dan Terkini

Buffon mengawali karier profesionalnya bersama AC Parma pada tahun 1995. Pada tahun 2001 ia dibeli Juventus. Pada saat itu Juventus harus menjadikan Buffon sebagai kiper termahal di dunia untuk bisa memboyong Buffon ke Turin. Akan tetapi uang dalam jumalh besar yang dikeluarkan Juventus untuk seorang Buffon nampaknay tidak sia-sia. Buffon menjelma menjadi seorang pemain penting bagi Juventus.

Bersama Parma Buffon memainkan 168 pertandingan. Selama berseragam Parma buffon belum pernah sama sekali menjuarai Scudetto. Presetasi tertinggi mereka hanyalah runner-up Seri A. Setelah ia pindah ke Juventus, Buffon berhasil mempersembahkan sembilan Scudetto dan gelar Coppa Italia. Mungkin hampir semua gelar kecuali gelar juara Liga Champion yang belum ia pernah menangi bersama Juventus.

Situs informasi Pertandingan Bola Terlengkap – Bersama timnas Italiapun prestasi yang diukir oleh Buffon bisa dibilang sangat Spesial. Bersama Italia Buffon berhasil mempersembahkan gelar juara Piala Dunia pada tahun 2006. Ini adalah gelar juara tertinggi bagi seorang pemain sepakbola. Tidak semua pemain hebat pernah merasakan gelar juara tersebut. Dengan sederet prestasi yang Buffon berikan, nampaknya gelar legenda di dalam dunia sepakbola pantas diberikan kepada penjaga gawan Juventus dan timnas Italia tersebut.

Guardiola Sesalkan Tumpulnya Lini Serang City Di Musim Ini

Guardiola Sesalkan Tumpulnya Lini Serang City Di Musim Ini Josep guardiola belakangan ini sering mengeluhkan performa yang dimiliki para strikernya. Guardiola mengeluhkan lini depan skuat Manchester City yang dianggapnya tumpul. Guardiola juga mengingatkan agar City segera berbenah jika tidak ingin terseok-seok di musim depan. Memang para pemain City seringkali dianggap membuang peluang yang ada, padahal peluang mereka untuk menciptakan gol bisa dibilang cukup besar.

Sejatinya di musim ini, City juga tidak bisa dibilang sebagai tim yang tumpul. Bisa dibilang lini depan City bisa dibilang cukup tajam. Hal ini bisa kita buktikan dimana City berhasil membuat 89 gol di semua laga kompetisi yang sudah mereka mainnkan. Akan tetapi menurut Guardiola hal tersebut tidaklah cukup bagi tim sekelas City. Apalagi City dihuni oleh pemain-pemain kelas atas, ujar Guardiola.

Guardiola Sesalkan Tumpulnya Lini Serang City Di Musim Ini

Info Berita Bola Terlengkap Dan Terpercaya

Memang Guardiola pantas untuk merasakan sedikit kekecewaannya pada lini depan City. Diantara tim penghuni empat besar, jumlah gol City bisa di bilang yang paling rendah. Sampai saat ini City baru mencetak 54 gol. Tottenham sudah mencetak 57 gol, Chelsea 60 gol dan Liverpool 64 gol. Hal ini tentu saja membuat Guardiola sebagai pelatih City merasa gundah akan hal tersebut.

Apalagi kemandulan City membuat mereka tersingkir dari AS Monaco pada laga lanjutan Liga Champion babak enambelas besar kemarin. Guardiola mengatakan bahwa timnya memang bisa mengkreasikan banyak peluang.  Akan tetapi apalah gunanya peluang jika peluang tersebut tidak bisa membuahkan gol. Guardiola memang mengatakan cukup terganggu akan hal tersebut. Terlebih hal tersebut memang membuat tersingkir dari pentas Liga Champion.

Koran Bola Dengan Kabar Terbaru Dari Dunia Sepakbola Guardiola juga mengatakan, bahwa ia tidak mau mengatakan bahwa timnya tidak beruntung. Ia justru mengkritik bahwa timnya tidak cukup baik di depan gawang lawan. Guardiola mengatakan City harus sesegera mungkin berbenah untuk musim depan. Guardiola mengharapkan City dapat lebih baik di dalam segala hal pada musim depan. Nampaknya Guardiola juga sudah menyusun rencana transfer guna menambah daya gedor di lini serang mereka.